Jawaban PT Wika Soal 50 Hektare Sawah Tak Teraliri Air Akibat Urugan Proyek Kereta Api Cepat

PT Wika pelaksana proyek pembangunan kereta api cepat Indonesia-Cina (KCIC) di wilayah Purwakarta

Tribun Jabar/Cipta Permana
ilustrasi proyek kereta api cepat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - PT Wika pelaksana proyek pembangunan kereta api cepat Indonesia-Cina (KCIC) di wilayah Purwakarta menanggapi terkait pemberitaan adanya 50 hektare sawah tak teraliri air akibat urugan proyek tersebut di Desa Cibogo Hilir, Kecamatan Plered.

Manager Konstruksi Seksi 3 PT Wika, Ervianto mengaku tak benar warga terdampak yang sawahnya tak teraliri air itu sudah berjalan dua tahun. Ervianto menegaskan jika memang ada jalur irigasi yang terputus akan langsung dilakukan perbaikan dalam waktu 1x24 jam.

"Kami sudah pelajari masalah di sana, baik dampak permanen atau kontemporernya. Kalau dampaknya permanen ya nanti ada kajian ulang dari KCIC bersama pemerintah daerah. Tapi, kalau memang dampaknya kontemporer itu bisa langsung oleh kami diperbaiki," ujarnya, Jumat (17/7/2020) di Purwakarta.

Komisaris dan Pemain Persib Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Viking

Ervianto meminta warga yang mengalami dampak dari pembangunan kereta cepat ini bisa langsung menyampaikannya agar dapat langsung ditindaklanjuti, seperti dilakukan rekayasa enginering berupa perencanaan desain supaya dampak tersebut bisa teratasi.

"Nanti bisa langsung ke pemerintah atau kontraktor KCIC tersebut. Kalau memang masalahnya itu kontemporer ya jam itu juga akan langsung kami tindaklanjuti," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi sempat bertemu dengan warga sekitar Desa Cibogo Hilir yang menyuarakan adanya urugan proyek kereta api cepat yang menyumbat saluran air sehingga sawah seluas  50 hektare tak teraliri air dan sudah dua tahun tak bisa menanam padi.

Setelah Brigjen Prasetijo Utomo, Brigjen Nugroho Wibowo Juga Diperiksa, Diduga Hapus Red Notice

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved