Breaking News:

Wasit di Bekasi Diinjak-injak Pemain Sampai Mukanya Berdarah

Wahyudi (26), wasit yang memimpin pertandingan persahabatan antara Kampas FC vs Yutaka FC di Stadion Patriot Bekasi, dikeroyok pemain.

Wasit di Bekasi  Diinjak-injak Pemain Sampai Mukanya Berdarah
Tribun Jakarta
Wasit dikeroyok pemain di Stadion Patriot Bekasi

TRIBUNJABAR.ID
Wahyudi (26), wasit yang bernasib sial. Saat memimpin pertandingan persahabatan antara Kampas FC vs Yutaka FC di Stadion Patriot Bekasi, pada Minggu (13/7/2020) lalu, dikeroyok dengan cara diinjak injak oleh sejumlah pemain. Wajah si wasit itu berlumuran darah.

Meski sudah berteriak, para pemain yang tidak puas dengan kepemimpinanya terus menyiksa Wahyudi. Baru setelah direlai, Wahyudi menepi sambil dipapah panitia dan rekan-rekanya.

Menurut korban, yang menjadi masalah adalah offside, pemain dari Champas FC tidak terima keputusan wasit sehingga mengerumuni saya dia.

Secara tiba-tiba, kata Wahyudin, salah satu pemain berlari dari belakang dan menendang kaki Wahyudin sampai terjatuh. Sontak, satu pemain langsung menginjak muka wasit berlisensi C2 Asprof Liga II itu.

Wahyudin mengaku pandangan matanya langsung gelap. Sempat pingsan juga, tambah Wahyudin kepada wartawan. Wahyudin tidak ingat siapa yang melakukan tindakan itu karena turnamen itu diikuti klub dari Bogor, Bekasi dan Jakarta.

Turnamen bertajuk Fun Football Gilbar FC 2020 ini, menurut Wahyudin, merupakan ajang amatir yang digelar oleh salah satu klub sepakbola asal Bekasi, Gilbar FC.

Korban pengeroyokan oleh sejumlah pemain ini kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Metro Bekasi Kota. Namun sampai saat ini polisi belum melakukan pemanggilan terhadap orang orang yang diduga terlibat dalam kasus itu.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo mengakui korban sudah membuat laporan atas kejadian itu. "Saat ini kita masih tahapan klarifikasi dan kordinasi dulu. Untuk korban sudah kami periksa," katanya, Selasa (14/7/2020).

Menurut Heri, pihaknya belum melakukan pemeriksaan. Dia berencana akan memanggil para saksi yang ada di lokasi kejadian. Para pemain dari kedua tim yang bertanding juga akan diperiksa.

Karena belum ada pemeriksaan saksi, pihaknya belum menentukan tersangkanya. Dia mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan bukti bukti, baru kita gelarkan.

Penulis: Tatang Suherman
Editor: Tatang Suherman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved