Hasil Tracing, 600 Orang di Sekitar Secapa AD Akan Jalani Rapid Test Mulai Besok
Sebanyak 600 warga di sekitar lingkungan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Kota Bandung menjalani rapid test, besok Rabu (15/7/2020).
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 600 warga di sekitar lingkungan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Kota Bandung menjalani rapid test mulai besok Rabu (15/7/2020).
Tes tersebut diselenggarakan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung dan tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung.
"Kami sudah berkoordinasi dengan aparat kewilayahan dan puskesmas. Hasil tracing di sekitar Secapa ada 600 orang harus rapid, dimulai Rabu 15 Juli sampai Jumat 17 Juli 2020," ujar Kepala Dinkes Kota Bandung, Rita Verita, di Balai Kota Bandung, Selasa (14/6/2020).
Rita Verita mengatakan, rapid test kepada 600 orang di 7 RW di tiga kelurahan, bagi yang reakrif akan dilanjut ke tes swab.
Menurut Rita, selain ada rapid test, pihaknya juga terus mengadakan sosialisasi agar selalu menjalankan protokol kesehatan.
Rita bersyukur swab pertana terhadap 28 warga sekitar Secapa hasilnya semuanya negatif.
Rita mengatakan sampai 13 Juli 2020, Dinkes Kota Bandung sudah menggelar rapid test kepada 27.900 orang dan ters swab kepada 11 ribu orang.
Mengenai data kasus positif yang terjadi di Secapa AD, Rita hanya mengetahui bahwa data tersebut masuk ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Pusat dan saat ini belum masuk pada angka reproduksi yang diperoleh Kota Bandung.
Berdasarkan organisasi kesehatan dunia WHO, 1 persen dari jumlah penduduk ini sudah terpenuhi, sehingga apabila mengacu kepada penduduk Kota bandung yang berjumlah 2,5 juta maka presentase yang didapat mencapai 1,1 persen.
• Kabar Gembira, Wagub Tegaskan Warga Jabar Boleh Laksanakan Salat Iduladha di Masjid
Untuk swab test atau PCR yang telah dilaksanakan Kota Bandung baru dilakukan 11.870 tes, angka yang didapat mencapai 0,4 persen dari jumlah penduduk.
“Swab Kota Bandung harus siap alatnya dan alat swab tidak sama dengan rapid, sehingga tentunya swab ini jauh sulit untuk dipersiapkan dengan anggaran yang cukup besar,” lanjut Rita.
• Manajer Benarkan Hana Hanifah Segera ke Jakarta dan Tak Terbukti Terlibat Prostitusi Online
Untuk menambah ketersediaan PCR, Rita menjelaskan, telah menyampaikan permohonan untuk reagen kepada Laboratorium Kesehatan Propinsi Jawa Barat.
• Hana Hanifah Baik-baik Saja, Kabarkan Segera Pulang ke Jakarta Lewat Instagram
“Mencari bantuan-bantuan dari corporate social responsibility dan dana belanja tidak terduga (BTT),” ujar Rita. (*)
