Klaster Baru Covid-19 di Secapa AD, Warga Hegarmanah Pasang Spanduk Tidak Terima Tamu
Sejumlah perkampungan di sekitar Secapa AD, Jalan Hegarmanah Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah perkampungan di sekitar Secapa AD, Jalan Hegarmanah Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, mulai mengetatkan aktivitas warga setelah Secapa AD jadi klaster baru penularan Covid-19.
Seperti halnya di RW 03 Kelurahan Hegarmanah. Sejumlah gang dipasangi spanduk berisi pengumuman tidak menerima tamu.
"Ini sebagai tindak lanjut dari rencana pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di wilayah yang dekat dengan Secapa," ujar Tatang Hermansyah, pengurus RW 3 di Jalan Hegarmanah, Minggu (12/7/2020).
Sejak ada klaster baru Covid 19 di Secapa AD, kata dia, pengurus RW mensosialisasikan warga ihwal pengetatan aktivitas warga setempat.
• Cukup Rp 2.500, Pengunjung Bisa Nikmati Kesejukan Berenang di Wisata Mata Air Cimutan Subang
"Warga sudah paham. Jadi nanti teknisnya, warga yang keluar masuk dicatat. Lebih ketat dibanding waktu PSBB dulu," ucap Tatang.
RW 3 berada di Jalan Hegarmanah. Kurang dari 500 meter dari Secapa AD. Awalnya, warga sempat resah dan khawatir namun perlahan mulai mereda.
"Suka jadi kaget kalau ada ambulance pakai suara sirine. Paling itu saja. Selebihnya mah kondusif, ujar dia.
Sebelumnya, ada beberapa warga RW 3 yang sempat menjalani rapid tes karena diduga pernah berkomunikasi dengan yang tertular.
• Weekend Jalan Dago Kota Bandung ke Arah Atas Macet, Banyak Pengendara Tanpa Masker
"Ada beberapa yang rapid tes. Hasilnya non reaktif alhamdulillah," ucap Tatang.
Ditanya soal respon warga terhadap larangan menerima tamu, kata dia, sejauh ini warga belum ada yang mengeluhkan.
"Insha Allah warga sudah mengerti," ujar Tatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/klaster-baru-covid-19-di-secapa-ad-warga-hegarmanah-pasang-spanduk-tidak-terima-tamu.jpg)