Breaking News:

Batik Diklaim Sebagai Kerajinan Tradisional Cina

Batik ini biasanya dipakai kelompok etnis minoritas yang tinggal di Guizhou dan Yunan

MEDIA pemerintah Cina, Xinhua, dalam videonya menyebut batik adalah kerajinan tradisional negaranya. Video Xinhua tersebut langsung memicu beragam reaksi dari para warganet.

Xinhua, di videonya, menampilkan seorang pengrajin yang menggambar motif batik di sebuah kain. Beragam motif digambar seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, dan ukiran-ukiran khas batik. Cara menggambar batiknya juga memakai canting, meski bentuk alatnya sedikit berbeda.

"Batik ini biasanya dipakai kelompok etnis minoritas yang tinggal di Guizhou dan Yunan," lanjut teks di video Xinhua.

Selain di kain, terlihat pula seorang wanita yang menggambar motif batik di sebuah bucket hat. Motif batik ini bergambar bunga. Kemudian ditunjukkan juga proses pembuatan batik celup yang menghasilkan motif bergambar burung. Video tersebut diunggah Xinhua pada Sabtu (12/7).

Menurut pantauan dari Kompas.com, hanya dalam beberapa jam, video ini mendapat lebih dari 160 likes dan di-retweet lebih dari 20-0 kali. Kolom balasan (reply) twit ini juga ramai dibanjiri beragam reaksi warganet. Seorang warganet dengan akun @srinidhi24 dengan gamblang menjelaskan bahwa batik berasal dari Pulau Jawa, di Indonesia, yang produknya menyebar seantero Asia sampai India dan Cina. Ia juga mengimbau, "Jangan mengaku ini asli Cina. Ini dari zaman dahulu yang DITIRU Cina."

Ada juga yang coba menenangkan reaksi warganet. @YuniAriane menuliskan bahwa teknik menggoreskan tinta di kain ini adalah teknik lawas yang muncul di Mesir sejak abad ke-4 sebelum Masehi. "Ini dibuat di Dinasti Tang dan Jepang di zaman Nara (600 Masehi) jauh sebelum diadopsi di Jawa.***

Editor: Deni Ahmad Fajar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved