Breaking News:

Mengapa Kasus ODP Corona di Majalengka Melonjak di Tengah AKB? Ini Penjelasan dari IDI

Diketahui, sudah dua hari terakhir dalam catatan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, kasus ODP dan PDP meningkat sebanyak 2 hingga 3 k

tribunjabar/eki yulianto
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Majalengka, Erni Harleni 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Meningkatnya kasus Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Majalengka mendapatkan perhatian dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Majalengka, Erni Harleni.

Diketahui, sudah dua hari terakhir dalam catatan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, kasus ODP dan PDP meningkat sebanyak 2 hingga 3 kasus.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang mendorong kenaikan kasus jumlah Covid-19 baik OTG, ODP, PDP dan pasien positif virus Corona.

"Meningkatnya kesempatan berkerumun antara orang yang terinfeksi dengan orang yang tidak ini menjadi ancaman."

"Apalagi, bebasnya orang terinfeksi yang belum tertangkap pelacakan menjadi bencana. Semakin sedikit tracing, semakin banyak orang baru yang terinfeksi," ujar Erni saat ditemu di RSUD Majalengka, Jumat (10/7/2020).

Selain itu, sambung dia, perilaku pencegahan seperti jaga jarak aman, pakai masker dengan benar, cuci tangan yang benar oleh individu dan masyarakat saat ini belum maksimal dilaksanakan.

"Kemungkinan besarnya berubahnya virulensi virus SARS-COV-2 menjadi lebih ganas dari sebelumnya. Namun status ini harus dibuktikan dengan data klinis dan data genetik," ucap Kepala Bidang Pelayanan RSUD Majalengka ini.

Mengenai faktor yang mendorong kenaikan jumlah orang yang terkonfirmasi positif itu tidak sama dengan orang yang terinfeksi.

Kenaikan jumlah orang terkonfirmasi positif, tergantung kepada beberapa faktor, antara lain pemeriksaan orang yang datang ke rumah sakit meningkat.

Termasuk orang yang terlacak dalam pelacakan pada kasus positif Covid-19 meningkat.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved