200 Orang Positif Covid di Klaster Secapa, 23 Institusi Pendidikan Kemiliteran di Jabar Akan Dites

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan tes masif Covid-19 kepada sekitar 23 instansi pendidikan kemiliteran di Jawa Barat selama dua pekan.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
tribunjabar/hilman kamaludin
ILUSTRASI - Narapidana dan petugas Lapas Sumedang menjalani swab test. Sebanyak 23 institusi kemiliteran di Jabar akan menjadi sasaran pengetesan untuk mengetahui penyebaran Covid-19. 

"Kurikulum sekolah memang mulainya 13 Juli 2020 tapi pertemuan fisiknya kan tidak boleh kecuali masuk zona hijau yang sudah diizinkan atas koordinasi gugus tugas provinsi dan pusat," ucapnya.

Gubernur mengingatkan sekolah swasta yang tidak dalam kendali langsung pemerintah tidak boleh ada kegiatan belajar fisik. Saat ini yang baru diizinkan melakukan pertemuan fisik yaitu sekolah di Kota Sukabumi yang sudah zona hijau.

Rencananya Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin akan meninjau langsung proses AKB di SMUN 4 kota Sukabumi, besok.

Penyerang Naturalisasi Ogah Lanjutkan Bermain di Liga 1 2020, Begini Alasannya

"Pak Wapres ingin mengetahui proses AKB di sekolah seperti apa," ujar Emil.

Di tempat terpisah, Sekretaris GTPP Provinsi Jabar Daud Achmad meminta pada masa AKB ini para orang tua tidak membawa anak kecil ke tempat wisata alam terbuka yang sudah mulai dibuka di beberapa tempat. Menurutnya, sesuai rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, anak kecil rawan terpapar Covid-19 dari orang dewasa dan berpotensi besar menularkannya kepada orang lanjut usia.

“Di masa AKB agar orang tua tidak membawa anak ke luar rumah. Anak-anak tetap diupayakan tinggal di rumah,” ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved