Sempat Melejit di Akhir Juni, Harga Ayam Pedaging Hidup di Kandang Kembali Melorot
Harga ayam ras pedaging jenis broiler (br) di tingkat peternak di sentra produksi Ciamis yang akhir Juni sempat menembus angka Rp 24 ribu/kilogram.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Harga ayam ras pedaging jenis broiler (br) di tingkat peternak di sentra produksi Ciamis yang akhir Juni sempat menembus angka Rp 24 ribu/kilogram, melorot ke angka Rp 21 ribu/kilogram dalam dua hari terakhir. Tapi, harga itu masih di atas biaya pokok produksi (BPP) yang berada di kisaran Rp 18.500 sampai Rp 19.000/kilogram.
“Sudah dua hari ini harga BR di kandang di kisaran Rp 21 ribu sampai Rp 22 ribu/kilogram hidup,” ujar Sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Priangan (P2AP), Kuswara Suwarman, kepada Tribun, Minggu (5/7/2020).
Padahal Kamis (30/6/2020) harga ayam BR hidup (livebird) sempat naik melejit ke angka Rp 24.000/kg.
Kuswara belum mengetahui pasti penyebab kembali anjloknya harga ayam br di tingkat peternak di pekan pertama bulan Juli ini.
• Bupati Bandung Barat Aa Umbara Bingung Wilayahnya Jadi Zona Kuning, Ada Kesalahan Data di Provinsi
“Mungkin saja stok mulai banyak. Di TM (Tanjung Mulia) minggu ini masih ada 30 ribu ekor di kandang. Usia 28 hari, belum masuk umur panen, tunda dulu,” katanya.
• Gabungan Ormas Islam dan Tokoh Jawa Barat Desak Batalkan RUU HIP, Sampaikan Empat Sikap
Sedangkan populasi br secara nasional, menurut Kuswara, memasuki bulan Juli ini sudah mencapai 45 juta sampai 50 juta ekor/minggu.
• Peserta UTBK Jabar Dites Covid Besok, Diambil Secara Acak Satu Persen dari Jumlah Keseluruhan
Dia menduga Harga turun mungkin juga karena daya beli masyarakat untuk daging ayam berkurang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ayam-pedaging_20160216_072604.jpg)