BREAKING NEWS Hampir 1.000 Babi di Sumsel Mati, Dokter Temukan Ciri-ciri Terserang Demam Babi Afrika

Breaking News, ratusan ekor babi di Palembang Sumatera Selatan mati mendadak diduga terserang demam babi Afrika.

Editor: Kisdiantoro
ISTIMEWA/Facebook Imelda Sau
ILUSTRASI - Breaking News, ratusan ekor babi mati mendadak diduga terserang demam babi Afrika. 

Breaking News, ratusan ekor babi mati mendadak diduga terserang demam babi Afrika

Peristiwa ini terjadi di peternakan kawasan Talang Buruk Palembang, Sumater Selatan

Pemilik peternakan langsung menguburkan bangkai babi yang diduga terserang demam babi Afrika itu

//

TRIBUNJABAR.ID, PALEMBANG - Sebanyak 878 ekor babi di peternakan kawasan Talang Buruk, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang secara berangsur mati mendadak.

Diduga karena terserang African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.

ADA FLU BABI JENIS BARU, Sedang Diawasi Ketat, Potensi Pandemi Seperti Covid-19, WHO Beri Penjelasan

Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, drh Jafrizal mengatakan, babi tersebut berasal dari Medan dan Lampung tanpa memiliki izin masuk ke Palembang.

Menurutnya, matinya hewan ternak tersebut rupanya telah terjadi sejak bulan Maret lalu dengan kasus kematian mendadak yang diakui para peternak belum terlalu banyak.

Puncaknya baru terjadi pada bulan Ramadan lalu yang jumlah kematian babi hampir menyentuh seribu ekor.

Namun kejadian itu nyatanya tidak dilaporkan oleh peternak.

Mereka memilih untuk langsung menguburkan bangkai babi yang mati mendadak tersebut.

"Kami sendiri tahunya pada saat akan memeriksa hewan kurban karena sekarang sudah mendekati Idul Adha," kata dia.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul BREAKING NEWS: 878 Babi di Peternakan Talang Buruk Palembang Mati, Diduga Demam Babi Afrika

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved