Breaking News:

Hama Wereng Putih Serang Kuningan, Padi Tetap Akan Dipanen tapi Hanya untuk Pakan Ternak

Sejumlah petani di Kuningan mengeluh akibat masa tanam saat ini sawah mereka diserang hama atau wereng putih.

istimewa
Ilustrasi memanen padi 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRUBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Sejumlah petani di Kuningan mengeluh akibat masa tanam saat ini sawah mereka diserang hama wereng putih.

"Tanaman padi kami semua terkena hama, semua tanaman putih dan tidak ada bulir atau buah," ungkap Dedi (45), salah seorang petani di Kecamatan Kuningan, Jum'at (3/7/2020), di area persawahan setempat.

Dedi mengatakan, serangan hama itu terutama menyerang areal sawah miliknya.

"Muncul beberapa hari setelah hujan turun. Sebab, masa sekarang memang masuk juga musim pancaroba, cuaca tak menentu," ungkapnya.

Wereng putih itu membuat padi tetap berisi bulir namun bulir tersebut kosong.

"Memang kalau hama seperti ini, kami alami setiap musim pancaroba. Pohonnya berbuah tapi bobotnya hampa dan kalau dipaksakan panen, padinya juga akan bubuk kalau masuk penggilingan," katanya.

Petani lain, Samad (60) warga Kecamatan Kuningan mengatakan, buruknya tanaman padi berdampak pada harga jual gabah kering (HGK).

"Untuk saat ini, harganya sebesar Rp 500 ribu untuk perkintalnya," katanya.

Kondisi ini, kata dia, jelas merugikan kaum tani.

"Iya, sekarang sudah merugi akibat diserang hama. Mana mungkin petani menjual hasil daripada panennya," kata Dedi yang menggarap lahan persawahannya seluas 800 bata.

Samad mengaku tak yakin kalau panen padi bulan depan akan memberikan hasil yang bagus.

"Kalau melihat tanaman seperti ini, mungkin akan dibiarkan saja. Namun jika ditebang, nanti paling juga buat pakan sapi atau ternak,"ujarnya.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved