Senin, 20 April 2026

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2020 Diprediksi Tak Akan "Head to Head"

Menurut Evi, sejumlah bakal calon (balon) yang sudah tampak ke permukaan pun berpeluang besar mengikuti pilkada 2020 ini.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Ilustrasi Ari Ruhiyat
ilustrasi Pilkada Serentak 2020 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Berbeda dengan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2015 yang hanya menampilkan pasangan calon (paslon) tunggal, Pilkada tahun 2020 ini akan banyak menampilkan paslon.

Hal tersebut bisa terlihat dari sejumlah partai yang bisa mengusung sendiri paslon. Belum lagi sudah ada satu paslon yang resmi mendaftar dari jalur independen.

Data yang dihimpun Tribun, Rabu (1/7/2020), menyebutkan, partai yang bisa mengusung sendiri yaitu Partai Gerindra dan PKB. Ada pula partai koalisi yang resmi mengusung petahana, yakni PDI Perjuangan dengan PPP.

Video Jokowi Marah Diedarkan 10 Hari Setelah Kejadian, Kepala Staf Kepresidenan Beri Penjelasan

Partai lain seperti PAN, PKS, Demokrat dan Partai Golkar juga di atas kertas bisa mengusung satu paslon. Jika melihat peta peluang pengusungan tersebut, sedikitnya ada empat paslon yang bisa maju.

"Memang, pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 ini tidak akan head to head, tapi multi paslon. Apalagi seperti Pilkada sebelumnya yang hanya satu paslon alias paslon tunggal," kata pemerhati pemerintahan, Evi Hilman, Rabu (1/7).

Menurut Evi, sejumlah bakal calon (balon) yang sudah tampak ke permukaan pun berpeluang besar mengikuti pilkada 2020 ini.

"Terlebih kapasitas masing-masing bukan orang baru, baik di mata parpol maupun masyarakat," kata Evi.

Figur balon yang sudah muncul, selain petahana Ade Sugianto (PDI Perjuangan) yang resmi berpasangan dengan Cecep Nurul Yakin (PPP), ada pula keluarga Mayasari Bakti Grup, Azies Rismaya Mahpud, mantan birokrat Dr Iwan Saputra, kader PAN Deni Sagara serta figur pesantren Ahmad Azka Bonanza.

Jadi Informan Narkoba, Perempuan Berjilbab Ini Dapat Penghargaan Kapolresta Tasikmalaya

"Melihat peta seperti ini, tidak mungkin terjadi head to head. Dipastikan petahana akan berhadapan dengan lebih dari satu paslon. Belum lagi dari jalur independen satu paslon," kata Evi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved