Virus Corona di Jabar
Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkot Cirebon Pertimbangkan Penerapan PSBM
Pemkot Cirebon mempertimbangakn penerapan PSBM. Imbas kasus Covid-19 yang terus bertambah.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah tujuh orang.
Dari jumlah tersebut, lima orang di antaranya merupakan satu keluarga yang terdiri dari kakek, nenek, ayah, ibu, dan keponakan.
Karenanya, Pemkot Cirebon pun mempertimbangkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).
Asisten Pemerintahan Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Sutisna, mengatakan, PSBM itu rencananya diterapkan di wilayah yang terdapat kasus positif Covid-19.
"PSBM ini sesuai Peraturan Wali Kota Cirebon, artinya sudah ada dasar hukumnya," kata Sutisna saat konferensi pers di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (2/7/2020).
Namun, Sutisna mengakui sejumlah warga mengeluh jika PSBM tersebut diberlakukan di wilayah tempat tinggalnya.
Karenanya, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, berencana bertemu dengan camat, lurah, dan pengurus RT-RW sebelum memberlakukan PSBM itu.
Ia mengatakan, sesuai Perwali penerapan PSBM itu bertujuan mengendalikan mobilitas warga dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Merespons keluhan warga semacam itu, pihaknya membuka kemungkinan hanya mengarantina rumah yang ditinggali pasien positif Covid-19.
Hal tersebur juga bertujuan untuk mencegah timbulnya stigma negatif terhadap pasien positif Covid-19 dan keluarganya.
"Jadi, PSBM itu nantinya ditekankan pada isolasi tempat tinggal pasien dan membatasi keluar masuknya warga dari luar," ujar Sutisna.
Selain itu, Pemkot Cirebon juga akan mengupayakan PSBM itu tidak terlalu ketat sehingga tidak mengganggu aktivitas warga, khususnya sektor perekonomian.
Ia menegaskan, petugas gabungan pun akan disiagakan di wilayah-wilayah yang menerapkan PSBM.
• Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkot Cirebon Agendakan Penyemprotan Disinfektan dan Rapid Test Massal
• Kota Sukabumi Berlakukan Belajar Tatap Muka Tanggal 13 Juli, Disdik Lakukan Sejumlah Persiapan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cek-suhu-sebelum-masuk-mal.jpg)