Pulihkan Ekonomi dengan Bandung Great Sale, Catat Nih Jadwal dan Lokasinya

Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung bersama Perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI)

TRIBUN JABAR/PUTRI PUSPITA NILAWATI
Braga citywalk ikut meramaikan Bandung Great Sale, 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung bersama Perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) dan Asosiasi pengusaha ritel Indonesia (Aprindo) bakal menggelar Bandung Great Sale 2020, selama dua bulan mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2020.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, biasanya kegiatan Bandung Great Sale ini dilakukan hanya satu bulan, pada September hingga Oktober bertepatan dengan peringatan hari jadi Kota Bandung.

"Namun tahun ini dilakukan di 1 Juli sampai 31 Agustus, jadi dua bulan biasanya hanya satu bulan, pertimbangannya dalam rangka pemulihan ekonomi setelah empat bulan lalu kita tanggap darurat Covid-19," ujar Kenny, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (30/6/2020).

Selama AKB, Kendaraan yang Melintas di Kota Bandung Naik 80 Persen, Ini Penyebabnya

Kegiatan Bandung Great Sale yang mengusung tema Go Online dengan tagline Let's Eat n Stay in Bandung ini akan diikuti oleh ratusan merchant dari sektor pariwisata seperti hotel, restoran dan sektor lainnya yang sudah siap dengan layanan online.

"Sampai hari ini data yang sudah masuk ke kita dari PHRI ada 171 hotel dan restoran dari Aprindo 15 grup usaha ada PT hero, hypermart, indomaret, informa, matahari metro, sogo PVJ, superindo dan UMKM kita juga kerja sama dengan Dekranasda ada sekitar 59 UMKM," katanya.

Pembakar Mobil Via Vallen Pura-pura Gila, Ini yang Dilakukan Polisi Saat Minta Keterangan

Kenny berharap, dengan adanya bulan diskon ini ekonomi di Kota Bandung secara bertahap dapat tumbuh minimal hingga 10 persen dari sektor pariwisata khususnya hotel dan restoran.

"Diskonnya restoran minimal 10 persen, hotel dan yang lainnya 30 persen. Nilai normal sebelum pandemi itu 80 persen okupansi hotel, pada Covid di April hanya 5 persen saja, sekarang mudah-mudahan bisa sampai 20 persen," ucapnya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved