Pasutri Jual Daging Babi

Daging Celeng Oplosan Dijual kepada 12 Pedagang Bakso Keliling di Tasikmalaya, Perbandingan 1-2

Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi menangkap pasangan suami-istri di Kabupaten Bandung Barat yang menjual daging babi hutan (celeng).

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Marzuko (kiri), dan Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohanes Sigiro, mengintoregasi D pedagang daging oplosan, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi menangkap pasangan suami-istri di Kabupaten Bandung Barat yang menjual daging babi hutan (celeng).

Mereka menjual daging tersebut ke beberapa daerah, satu di antaranya kepada seorang pedagang bahan bakso di Tasikmalaya, D (49). Di tangan D, daging celeng dioplos dulu dengan daging sapi.

"Saya menjual daging sapi yang dicampur dengan daging babi hutan (celeng) dengan perbandingan dua kilogram daging sapi, satu kilogram daging celeng. Saya punya langganan pedagang bakso keliling sebanyak 12 orang yang menggunakan daging oplosan untuk bakso yang dijual," kata D kepada Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohanes Sigiro, Selasa (30/6/2020).

Kepada Kasatreskrim Polres Cimahi, D mengatakan 12 pedagang bakso keliling tersebut tidak mengetahui bahwa daging mereka beli tersebut adalah daging sapi dicampur celeng.

Tersangka D mengaku, proses pencampuran hanya melalui proses mencincang dan menggabungkan hasil cincangan daging tersebut.

KPK Tahan Lagi Tiga Mantan Anggota DPRD Jambi, Totalnya Sudah 12 Orang, Ini Nama-namanya

Setiap bulannya, D mengaku membeli daging celeng 60 kilogram dan harga per kilogramnya Rp 50 ribu. D mengatakan, keuntungan per bulannya Rp 500 ribu.

Namun, polisi tidak percaya dengan ucapannya tersebut.

Pendiri PKS Hilmi Aminudin Dikabarkan Meninggal karena Covid-19, Ketua DPW PKS Jabar Belum Tahu

Berbeda dengan pasutri yang ditangkap di Padalarang, D mengaku pernah mengonsumsi daging oplosan tersebut. (*)

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved