Breaking News:

Sekelompok Orang Serang Rumah Warga di Bandung, Saksi Sebut Para Pelaku Mengaku Polisi, Bawa Samurai

Para pelaku datang bergerombol kemudian menggedor rumah Ateng seraya menyebut dan mengaku diri sebagai polisi.

Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Siti (39), warga sekitar di lokasi kejadian, saat ditemui pada Senin (29/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG-Ateng (30) dan Silfi (18) warga Jalan Terusan Cibogo Atas Kecamatan Sukajadi Kota Bandung jadi korban penyerangan orang tak dikenal pada Minggu 28 Juni dini hari.

Para pelaku datang bergerombol kemudian menggedor rumah Ateng seraya menyebut dan mengaku diri sebagai polisi. Kemdian, para pelaku memukul Ateng dan melarikan diri. Selain Ateng, Silfi juga jadi korban.

Peristiwa itu menghebohkan warga di perkampungan tersebut. Apalagi, terjadi di perumahan di gang dan terjadi seketika.

Kemenparekraf Akan Tegur Pengelola Objek Wisata yang Bandel, Harus Terapkan Protokol Kesehatan

"Jadi mereka datang bergerombol. Mereka datang mengendarai sepeda motor dan bilangnya polisi," ujar Siti (39), warga sekitar di lokasi kejadian, saat ditemui pada Senin (29/6/2020).

Kedatangan para pelaku pada dini hari membuat gaduh warga seisi kampung. Apalagi, kedatangan mereka pada malam hari di saat banyak warga yang tertidur. Ia mengaku melihat para pelaku membawa senjata tajam.

"Ada juga yang lihat bawa samurai. Saya juga aneh kok polisi bawa senjata tajam gitu," katanya.

Siti saat kejadian, mencoba memberanikan diri, untuk keluar rumah. Namun saat ia keluar, gerombolan orang yang menyerang tersebut, langsung pergi meninggalkan lokasi.

Kemarahan Jokowi Memuncak, Menteri Tak Bisa Kerja Bakal Dipecat, Lembaga atau Badan Dibubarkan

"Gak lama, saya lihat ada yang jalan dengan kondisi di belakang kepalanya, ada darahnya," ‎ucapnya.

Ketua RW RW 3, Asep Wahidin, mengatakan kedua korban tinggal di rumah kontrakan. Kedua korban baru menempati rumah kontrakan tersebut. Sebagai ketua RW, ia mengaku kerap memonitor warganya. Sepengetahuan dia, rumah korban memang kerap jadi tempat berkumpul.

"Katanya kelompok geng motor. Tapi persisnya saya enggak tahu," katanya.

Berita Utama Tribun Jabar, Senin 29 Juni 2020: Delapan Petugas RS Gigi Unpad Positif Covid-19

Saat kejadian, ia memang sempat melihat kerumunan pemuda menggunakan sepeda motor masuk ke kampung tersebut. Sepengetahuannya, para pelaku merupakan kelompok geng motor.

"Mereka datang lewati pos keamanan. Tiba-tiba setelah itu ada kejadian dan mereka langsung bubar," ujar dia.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved