Selasa, 9 Juni 2026

Kemarahan Jokowi Memuncak, Menteri Tak Bisa Kerja Bakal Dipecat, Lembaga atau Badan Dibubarkan

Kemarahan Presiden Jokowi memuncak melihat kinerja para menterinya tidak sesuai harapan. Jokowi ancam memecat atau melakukan reshuffle kabinet.

Tayang:
Editor: Kisdiantoro
Tangkapan Layar Youtube Kompas TV.
Kemarahan Presiden Jokowi memuncak melihat kinerja para menterinya tidak sesuai harapan. 

Kemarahan Presiden Jokowi memuncak melihat kinerja para menterinya tidak sesuai harapan

Di tengah wabah virus corona, Presiden Jokowi meminta para menteri untuk serius dan membuat terobosan agar maslaah negara dan masyarakat mendapat solusi

Kepada menteri yang tak bisa bekerja, Jokowi mengancam akan memecat dan menggantinya dengan orang lain atau reshuffle kabinet. Bahkan jika ada lembaga atau badan yang tak bekerja akan dibubarkan

//

TRIBUNJABAR.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kemungkinan perombakan jajaran menteri (reshuffle kabinet) kabinet di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Jokowi menyebutkan dirinya tidak segan-segan akan mengambil keputusan itu jika memang diperlukan.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Kamis (18/6/2020).

Presiden Joko Widodo diperiksa suhu tubuhnya saat meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo diperiksa suhu tubuhnya saat meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dalam arahan tersebut, Jokowi menyinggung banyak kebijakan yang terhambat hanya karena urusan birokrasi di peraturan.

"Kalau mau Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang) lagi, saya buatin Perppu," tegas Joko Widodo, dalam tayangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, diunggah Minggu (28/6/2020).

"Kalau yang sudah ada belum cukup," tambahnya.

Jokowi menyebutkan dirinya tidak akan segan mempertaruhkan reputasi politiknya jika perlu mengambil langkah itu.

Jokowi Jengkel Kinerja Menteri yang Biasa-biasa Saja di Masa Krisis, Kini Nama Menteri Ini Trending

Ia juga meminta agar jajarannya benar-benar bersikap situasi saat ini adalah krisis.

"Kalau yang sudah ada belum cukup," tambahnya.

Jokowi menyebutkan dirinya tidak akan segan mempertaruhkan reputasi politiknya jika perlu mengambil langkah itu.

Ia juga meminta agar jajarannya benar-benar bersikap situasi saat ini adalah krisis.

Selain itu, ia mendorong agar langkah kebijakan luar biasa dilakukan jika memang perlu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved