Penjualan Sepeda Naik Signifikan Saat AKB di Sumedang, Pedagang Bisa Jual 20 Hingga 25 Unit Per Hari
Penjualan sepeda di Kabupaten Sumedang saat ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan setelah penerapan
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Penjualan sepeda di Kabupaten Sumedang saat ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan setelah penerapan fase new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Pasalnya, setelah penerapan AKB, warga Kabupaten Sumedang sudah bisa beraktifitas seperti biasa termasuk olahraga bersepeda, tetapi harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah.
Pemilik toko sepeda N2Bike di kawasan Stadion Ahmad Yani Sumedang, Budi Arianto mengatakan, omset penjualan sepeda saat ini naik hingga 6 kali lipat dari sebelum pandemi Covid-19, bahkan saat ini dirinya kewalahan melayani permintaan pelanggan yang mencari sepeda jenis MTB dan sepeda lipat.
"Paling ramai dan banyak dicari itu sepeda MTB dan sepeda lipat, begitu datang langsung habis, sekarang barangnya susah," ujarnya saat ditemui di tokonya, Senin (22/6/2020).
• Ada Mall dan Kedai Kopi yang Langgar PSBB Proporsional di Kota Bandung, Begini Tindakan Satpol PP
Dalam sehari, kata Budi, dirinya bisa menjual sepeda sebanyak 20 sampai 25 unit, sehingga hal ini pun berdampak terhadap kenaikan harga sepeda karena banyaknya permintaan dari pembeli.
Ia mengatakan, setelah penerapan AKB ini, untuk sepeda jenis MTB yang biasanya harga sekitar Rp 2 juta, kini naik menjadi sekitar Rp 3 juta per unit.
"Sekarang harganya sudah tidak masuk akal karena permintaan sepeda sekarang masih banyak, cuman barangnya tidak ada," ucap Budi.
Menurutnya, penjualan sepeda ini mengalami tren kenaikan tepat saat penerapan AKB, padahal saat awal-awal adanya pandemi Covid-19, penjualan sepeda sempat sepi.
"Bahkan toko juga tutup karena ada itu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PDBB)," katanya.
Ia mengaku, fenomena lonjakan penjualan sepeda ini tidak pernah terprediksi, apalagi ditengah kesulitan ekonomi masyarakat karena pandemi Covid-19.
• Pengawal Pakai Masker, Bos KPK Malah Tak Pakai Masker, Contoh Buruk untuk Anak-anak, Lihat Fotonya
Menurut salah seorang pengurus Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kabupaten Sumedang, Beben, banyaknya warga yang gowes atau bersepeda karena tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan
"Masyarakat sudah lebih peduli akan pentingnya kesehatan, selain itu sepeda sudah jadi gaya hidup," ucap Beben.