Hari Pendidikan Pasundan Ke 98
Membentuk Peserta Didik yang Cerdas, Berakhlak, dan Berjiwa Asertif
Meningkatkan kualitas SDM dan mengembalikan kejayaan pendidikan Pasundan menjadi tema besar Peringatan Hari Pendidikan Pasundan Ke-98.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Oktora Veriawan
MENINGKATKAN kualitas sumber daya manusia dan mengembalikan kejayaan pendidikan Pasundan menjadi tema besar sekaligus misi yang ingin dicapai oleh Paguyuban Pasundan, dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Pasundan Ke-98 pada 18 Juni 2020. Berbagai program dan rencana peningkatan layanan pendidikan pun telah dipersiapkan dan akan dilaksanakan oleh Bidang Pendidikan Paguyuban Pasundan, khususnya dalam menghadapi penyelenggaraan pendidikan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal itu, Tribun Jabar mewawancarai Ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Paguyuban Pasudan, Dr. T. Subarsyah SH., S.Sos., SP. MIM, di sela aktivitas keduanya di Gedung Sekretariat PB Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Nomor 41, Bandung, pekan kemarin.
Bagaimana Lembaga Pendidikan dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing dengan tantangan zaman saat ini?
Kualitas setiap layanan pendidikan Pasundan tidak hanya harus membentuk para peserta didik yang memiliki kecerdasaran pengetahuan dan akhlakul karimah, tetapi juga memiliki jiwa asertif atau keberanian menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini dengan membangun pola pikir positif dari para peserta didik. Bahkan kalau dulu ada istilah "mangga ti payun", untuk anak-anak Pasundan harus "punten kapayunan". Dengan demikian, harus ada kualitas hidup yang dibangun oleh setiap lembaga pendidikan Pasundan.
Upaya apa yang telah dilakukan Paguyuban Pasundan dalam rangka mendukung lahirnya para peserta didik yang memiliki kualitas mutu pendidikan unggul?
Bapak Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan telah mengingatkan kepada semua lembaga penyelenggara pendidikan dasar dan menengah, agar terus menggenjot nilai kompetensi akademik para peserta didik di mata pelajaran yang akan diujikan dan menjadi prasyarat dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Salah satunya menambah jam KBM dan meningkatkan kompetensi dari para pendidik dan tenaga kependidikan. Bahkan, para peserta didik kami wajibkan memiliki keunggulan bukan hanya sains, tapi juga secara softskill penguasaan bahasa yang minimal dua atau tiga bahasa asing.
Adakah upaya tambahan yang dapat memotivasi para peserta didik agar dapat menjadi generasi unggul yang dilahirkan oleh proses pendidikan di Lembaga Pendidikan Pasundan?
Selain terus melengkapi sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar, kami menyediakan program beasiswa bagi siswa berprestasi dan beasiswa bagi siswa yang melanjutkan jenjang pendidikan di lingkungan pendidikan Pasundan, misalnya dari SD ke SMP, SMP ke SMA, dan SMA ke Universitas Pasundan. Bahkan, bukan hanya bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik, kami pun menyediakan beasiswa bagi peserta didik yang merupakan hafiz Al-Quran.
Apa pesan yang ingin disampaikan kepada para peserta didik yang harus menghadapi pelaksaan penyelenggaraan pendidikan di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang?
Untuk anak-anakku yang berada di lingkungan pendidikan sekolah Pasundan, Anda adalah para manusia pilihan yang kelak menjadi cikal bakal penerus bangsa. Oleh karena itu, Anda jangan mau didikte oleh keadaan. Maka mari sama-sama keluar dari kesulitan masalah pendidikan, baik pendidikan bersifat formal maupun nonformal dan informal. Karena kita semua diberi kemampuan oleh Allah Swt, harus dioptimalkan pada sisi apa pun. Termasuk memanfaatkan setiap peluang kesempatan yang ada sehingga di masa depan Anda akan menemukan puncak dari buah kerja keras dan peluang menjadi sebuah keberhasilan yang manis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-yayasan-pendidikan-dasar-dan-menengah-ypdm-paguyuban-pasudan-t-subarsyah.jpg)