Sabtu, 11 April 2026

Ratusan Obyek Wisata di Majalengka Dipastikan Masih Ditutup

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Majalengka memastikan ratusan obyek wisata di Majalengka masih ditutup.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yuliantoro
Obyek wisata Terasering Pangaweuyan yang sampai saat ini masih dalam keadaan tutup 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Majalengka memastikan ratusan obyek wisata di Majalengka masih ditutup.

Sebab, hingga saat ini penyebaran virus Corona berpotensi masih terjadi.

Kepala Disparbud Majalengka, Lilis Yuliasih mengatakan pihaknya masih menunggu pemberlakukan dan peresmian program Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang saat ini belum dilakukan.

Saat ini, Kabupaten Majalengka masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Baru (PSBB) Proporsional yang masih akan berlangsung sampai 26 Juni 2020.

Mahasiswa Pembunuh Terapis Santai Ketika Ditanya Pacar Korban, padahal Jasadnya Ada di Kamar

"Untuk sektor pariwisata akan dibuka secara bertahap. Ini juga sudah terdapat di Peraturan Bupati (Perbup) terkait kelonggaran untuk membuka obyek wisata per tanggal 16 Juni. Namun sampai saat ini kami belum melakukan karena masih menunggu program AKB," ujar Lilis, Jumat (19/6/2020).

Disampaikan dia, ada sekitar 169 lokasi wisata yang sampai saat ini harus menunggu kepastian.

Jika penerapan AKB diberlakukan, otomatis dibukanya pariwisata di Majalengka.

"Karena kita adalah lembaga teknis, maka untuk membuka obyek wisata harus ada peninjauan dan tidak semua 169 tempat wisata langsung dibuka begitu saja, ada beberapa tempat wisata yang diprioritaskan jika sudah mumpuni SOP-nya," ucapnya.

Untuk dibukanya lokasi obyek wisata juga, lanjut Lilis, pengelola wisata harus memberlakukan penerapan protokol kesshatan dan akses jalan yang memadai.

Abah Elom Tinggal di Bekas Kandang Kambing, Dedi Mulyadi Langsung Merenovasinya Agar Layak Huni

Jangan sampai, dibukanya obyek wisata nanti malah menimbulkan cluster baru dalam penularan virus Corona.

"Kami saat ini sedang membuat pedoman serta SOP dengan mengundang Dinas Kesehatan, Dishub terkait akses dan Satpol PP dengan fokus sembilan sub sektor pariwisata di Majalengka," jelas dia.

Mantan Dosen Kampus di Majalengka itu memastikan, sampai saat ini tidak ada tempat wisata di Majalengka yang sudah dibuka.

Apalagi, sampai menerima kunjungan wisatawan.

"Kami pastikan semua pengelola tempat wisata tidak ada yang berani membuka usahanya karena kita sangat berhati-hati dalam menerapkan protokol penanganan Covid-19," kata Lilis.

Gerakan dan Niat Salat Gerhana, Siap-siap Terjadi Gerhana Matahari Cincin pada 21 Juni 2020

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved