Disparbud Anjurkan Kawah Putih Lakukan Simulasi sampai Siap untuk Beroperasi
Objek wisata Kawah Putih yang terletak di Rancabali, Kabupaten Bandung, bersiap dibuka lagi untuk wisatawan.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Objek wisata Kawah Putih yang terletak di Rancabali, Kabupaten Bandung, bersiap dibuka lagi untuk wisatawan.
Sebagai persiapan itu, hari ini digelar simulasi persiapan. Namun, pihak Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bandung menyarankan kembali melakukan simulasi supaya lebih siap.
"Dengan simulasi ini akan ketahuan, apa saja yang perlu disiapkan dan apa yang kurang. Kami sudah mengeluarkan check list yang harus disiapkan pengelola dan berita acara," kata Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Kabupaten Bandung, Vena Andriawan, setelah simulasi pembukaan Kawah Putih, Jumat (12/6/2020).
Vena mengatakan, kalau pengelola itu sudah siap baru bisa menandatangani berita acara.
"Seperti hari ini kami lihat mulai dari ticketing, naik untang-anting (angkutan menuju kawah), perjalanan, kapasitas di kawah berapa, di jembatan berapa itu ketahuan, termasuk berapa lama wisatawan di sini," kata Vena.
Hal tersebut, kata Vena, akan dikalkulasikan lagi dengan hitungan ekonomis objek wisatanya.
"Jadi sekarang dengan kapasitas terbatas, saya belum bisa menyebutkan bisa melayani berapa per hari. Sebelum nanti simulasi yang lebih masif jumlahnya, dilakukan," katanya.
Namun, kata dia, tetap saja saat pembukaan destinasi wisata harus dihitung nilai ekonomisnya.
"Tapi tetap memperhatikan keselamatan, jangan memaksakan," ucapnya.
Meskipun, kata dia, jika kapasitas 1.300 orang dikuraingi 50 persen jadi 700 orang itu belum jadi jaminan.
"Dihitung lagi, berapa kenyamanannya orang bisa berwisata dengan baik," katanya.
Pihak pengelola wisata, kata Vena, akan melaporkan ke manajemennya dan berhitung, nantinya akan dilaporkan kepada pihak dinas. Itu dilakukan, kata dia, untuk langkah yang akan di ambil ke depan.
"Jadi latihan terus sampai betul-betul siap baru diujicobakan (untuk dibuka). Sudah ready, go!," ucapnya.
Dalam simulasi tersebut, mulai dari gerbang kendaraan, pengunjung disemprot disinfektan. Sebelum masuk untuk membeli tiket, pengunjung diperiksa suhunya.
Untuk menuju kawah pengunjung naik untang-anting dengan diberi jarak. Di kawah akan ada pembatasan pengunjung.
Cluster Manager Ciwidey yang membawahi Kawah Putih, Trisna Mulyana, mengatakan persiapan pembukaan diawali koordinasi dengan Disparbud.
• Sudah Bersiap Ajukan Laksanakan AKB, Majalengka Perpanjang Masa PSBB
"Kami sepakat semua lokasi wisata mau PSBB atau AKB harus mempersiapkan diri," kata Trisna.
Trisna mengatakan, setelah simulasi ada beberapa masukan dari pihak Disparbud.
• PSBB Kota Bandung Diperpanjang, Tapi Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum Beroperasi Lagi
"Seperti dengan pola carrying capacity, karena perhitungan beliau 20 orang dalam dua jam, kemungkinan sampai sore itu ada 150 pengunjung dalam kondisi new normal," katanya.
Trisna memalparkan, pihaknya juga akan membahas dengan manajemen karena perhitungan juga harus lengkap dan benar. Sebab, menurutnya, dalam keadaan normal itu bisa 1.300 pengunjung per dua jam.
• Pesantren di Indramayu Diizinkan Buka, Pemkab Akan Selektif Sambut Kedatangan Santri
"Seandainya dibuka jadi salah satu kesempatan untuk mendapat pendapatan di sektor wisata, tapi di satu sisi, disampaikan Disparbud, keselamatan juga menjadi prioritas," ucapnya. (*)