Banjir Rob Kembali Melanda Pesisir Indramayu, Lehih Parah dari Sebelumnya, Tinggi Banjir 1,2 Meter
Waminuddin menyebut, banjir rob sudah mulai menggenangi pemukiman warga sejak pukul 15.00 WIB sore tadi.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Banjir rob yang menimpa di wilayah pesisir di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu semakin parah, Kamis (4/6/2020) malam.
Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminuddin mengatakan, ketinggian banjir kini bahkan sudah mencapai ketinggian 1,2 meter.
Banjir itu menenggelamkan ribuan rumah warga.
"Lebih parah sekarang dari kemarin, tinggi sampai 1,2 meter," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler.
• Diterjang Derasnya Air Sungai Cigadung, Jembatan Penghubung Dua Kampung di Sukabumi Ini Hancur
Disebutkan Waminuddin, ada tiga desa di Kecamatan Kandanghaur yang terdampak.
Yakni Desa Eretan Wetan sebanyak 18 RT, Desa Eretan Kulon 17 RT, dan Desa Kertawinangun 2 RT.
Selain di Kecamatan Kandanghaur, banjir rob juga masih melanda daerah pesisir Kabupaten Indramayu lainnya.
Seperti di Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat, Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa/Kecamatan Balongan, dan beberapa wilayah lainnya.
Namun, banjir rob terparah terjadi di Desa Eretan Wetan tepatnya di Blok Pang-Pang.
Waminuddin menyebut, banjir rob sudah mulai menggenangi pemukiman warga sejak pukul 15.00 WIB sore tadi.
• BNNP Jawa Barat Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ratusan Paket Ganja dari Empat Perkara 2019-2020
Saat itu banjir sudah merendam halaman rumah warga dan kini sudah masuk ke dalam rumah.
"Jam 8 sempat agak surut 5 centimeter tapi naik lagi sampai sekarang," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir-di-desa-pabean-ilir-kecamatan-pasekan.jpg)