Simpati Marcus Rashford, David Beckham, dan Jadon Sancho buat George Floyd
Striker Manchester United, Marcus Rashford, ikut menyuarakan pesan antirasisme setelah kematian warga Amerika Serikat, George Floyd. Sebelumnya, David
TRIBUNJABAR.ID - Striker Manchester United, Marcus Rashford, ikut menyuarakan pesan antirasisme setelah kematian warga Amerika Serikat, George Floyd. Sebelumnya, David Beckham, dan Jadon Sancho melakukan hal yang sama.
Marcus Rashford menyampaikan pesan yang kuat soal isu rasialisme yang belakangan mencuat lantaran kasus kematian
.
Pada 25 Mei 2020, Floyd yang berkulit hitam ditangkap polisi di Minneapolis karena diduga menggunakan uang palsu.
Dalam proses penangkapannya, polisi Derek Chauvin yang berkulit putih menginjak leher Floyd dengan lututnya.
Floyd sempat merintih dan meminta Chauvin melepaskannya karena dia tidak bisa bernapas.
Namun, Chauvin tak mengindahkan permintaan yang disampaikan Floyd tersebut.
Tak lama, Floyd diam dan tak bergerak. Setelah dibawa ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia.
Kejadian itu memicu kemarahan publik dan berbagai protes akhirnya menjalar di kota-kota besar Amerika Serikat.
Para pegiat olahraga termasuk pesepak bola juga turut mengecam kejadian yang menghilangkan nyawa Floyd itu.
Dua pemain Bundesliga, Jadon Sancho dan Marcus Thuram, mendedikasikan golnya untuk mendiang Floyd dalam laga tim masing-masing yang berlangsung Minggu (31/5/2020).
Sancho melakukan selebrasi untuk menuntut keadilan terhadap kematian Floyd saat mencetak gol untuk Borussia Dortmund ke gawang Paderborn.
Pemain asal Inggris ini menunjukkan kaus dalamnya yang bertuliskan "Keadilan untuk George Floyd."
Dalam akun Twitter pribadinya, Sancho menulis, "Hat-trick profesional pertama. Momen yang indah, tetapi juga sedih buat pribadi karena ada hal yang lebih penting sedang terjadi di dunia saat ini."
"Kita harus mengambil sikap dan membantu membuat perubahan. Kita harus bersama-sama berjuang untuk keadilan. Kita lebih kuat bersama-sama! #JusticeForGeorgeFloyd," kicau Sancho.