Sabtu, 18 April 2026

Untung Rugi Bisnis Penitipan Kucing, Ternyata Pemiliknya Harus Kuat Mental

TAK hanya materi yang dicari para pejual jasa penitipan kucing. Ada sesuatu yang memuaskan mereka, sehingga kadang tidak memedulikan untung rugi saat

Editor: Januar Pribadi Hamel
Istimewa
KANDANG KUCING - Kandang di tempat penitipan kucing di Pondok Kucing, Punclut. Foto ini hasil jepretan pemiliknya, Selasa (19/5/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - TAK hanya materi yang dicari para pejual jasa penitipan kucing. Ada sesuatu yang memuaskan mereka, sehingga kadang tidak memedulikan untung rugi saat menjalankan bisnis ini.

Arist (35) atau biasa disapa Marist, pemilik Pondok Kuncing di Punclut menganggap materi yang diperolehnya adalah nilai plus baginya.

Dari segi ilmu memelihara kucing, katanya, tentu saja bertambah.

Arist mengaku mulai membuka jasa ini karena suka menolong kucing jalanan. Saat itu, dia tidak pernah berpikir memiliki usaha tersebut.

Seiring dengan waktu, dia tiba-tiba mendapatkan ide untuk mendirikan usaha jasa ini.

"Tiba-tiba begitu saja, atas izin Allah SWT. Saya juga sebelumnya pernah usaha gagal tujuh kali dengan kerugian hampir mencapai ratusan juta," kata melalui WhatsApp, Selasa (19/5/2020).

Arist mengaku penghasilannya dari jasa penitipan kucing bisa mencapat Rp 2-3 juta per bulan.

Pada saat tertentu penghasilannya itu bisa naik beberapa kali lipat.

"Biasanya saat Lebaran, Tahun Baru, dan libur sekolah meningkat berkali lipat," kata Arist.

Tiara (25), pemilik Happy Cat House di Jalan Palem I, mengaku usaha yang digelutinya ini menguntungkan. Tapi, katanya, belum menjanjikan keuntungan yang besar kalau cuma mengandalkan dari penitipan saja.

"Apalagi penitipan Happy Cat House ini masuknya masih penitipan kucing rumahan dengan skala kecil dan terbatas.

KANDANG KUCING - Kandang yang di tempat penitipan kucing di Pondok Kucing, Punclut. Foto ini hasil jepretan peiliknya, Selasa (19/5/2020).
KANDANG KUCING - Kandang yang di tempat penitipan kucing di Pondok Kucing, Punclut. Foto ini hasil jepretan peiliknya, Selasa (19/5/2020). (Istimewa)

Omzet enggak menentu, tapi alhamdulillah tercukupi semua kebutuhan dan tertutup untuk keperluan," kata Tiara melalui WhatsApp, Rabu (20/5/2020).

Namun, kata Tiara, kalau lagi sepi, biasanya sepi banget, penghasilnnya cuma cukup buat keperluan penitipan.

"Rata-rata bersih Rp 2 juta ada," katanya.

Tiara sudah membuka jasa penitipan kucing sejak 2014. Pada saat itu, katanya, dia sudah mempunyai kucing.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved