Masa Kelam Iyang Sule, Pemeran Willy Preman Pensiun 4, Begini Jungkir Balik Hidupnya

Salah satu cerita dalam sinetron komedi Preman Pensiun 4 berfokus dalam perebutan terminal. Tokoh yang terlibat di antaranya adalah Cecep, Willy,

Editor: Widia Lestari
Instagram @dkaryana69_real
Iyang Sule pemeran Willy di Preman Pensiun 4 jago menyanyi 

Iyang mengakui, ada fase di dalam hidupnya di masa lalu, dia terjun ke dunia kriminal.

"Mencuri, ngabangsat. Mabuk. Selingkuh. (Pokoknya) masa-masa tersulit itu adalah saat saya punya anak dari anak ke-1 dan ke-2. Anak saya sekarang 6. Itu dulu, merinding," ujarnya.

Akibat melakukan salah satu tindakan kriminal, Iyang pun pernah merasakan dinginnya jeruji besi penjara.

Dia harus hidup di balik sel penjara selama satu tahun lebih.

Iyang mengatakan, awal mula dia nekat melakukan tindakan kriminal itu akibat dari masalah perekonomian dan kurangnya moral.

 Intan dan Willy Semakin Mesra di Preman Pensiun 4, Anak Buah Kang Cecep Itu Dibelai ketika Terlelap

"Saya melakukan tindakan kriminal di rumah tetangga. Heboh sekeluarga. Ibarat saya ngasih kotoran ke muka orang tua. Mungkin jalan dari Tuhan biar saya jera, jadi dimasukin ke bui. Saya di LP Kebonwaru," katanya.

Ada pelajaran sangat berharga yang didapatkan Iyang di dalam penjara.

Dia menyebut, di dalam sana diajarkan mengenai disiplin ibadah, bahasa, sopan santun, dan tatakrama.

"Pelajaran hidup semua ada di bui. Kebayang enggak, kalau kalian masih sering mabuk, saat istri lagi hamil, kalian ada di penjara. Kebayang pas takbiran (menyambut Lebaran), kita di penjara. Makanya jangan (nekat melakukan tindakan kriminal)," ujarnya.

Setelah keluar dari penjara, Iyang bingung hendak ke mana.

sosok Intan atau Kania Dewi dan Willy atau Iyang Sule
sosok Intan atau Kania Dewi dan Willy atau Iyang Sule (Instagram @kakania18)

Akhirnya, ada salah satu rekannya bernama Agus Nyno yang mengajaknya bergabung di Militant Indonesia.

"(Kata dia), 'sudah, daripada kriminal, kalau mau nge-dados, makan saja baut. Kalau lagi emosi, gas saja ke Jawa-Sumatera, momotoran (naik motor, touring, red)," katanya.

Iyang mengatakan, perbuatan kriminal hanya akan menyengsarakan keluarga, apalagi jika punya anak dan istri.

Sudah pasti anak istri lah yang akan merasakan kesengsaraan tersebut.

Kini, Iyang pun sedang menempuh jalan hidup yang benar.

Dia mengaku akan berubah ke arah yang lebih baik.

"Bagi semua yang nonton, yang kenal dengan Iyang, misalnya saya punya utang dalam hal finansial atau bahasa. Saya minta maaf. Sekarang saya memohon maaf, saya mau berubah, saya ingin membuat kebaikan ke depannya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved