New Normal di Jabar

BREAKING NEWS, New Normal di Jawa Barat Diberlakukan Pekan Depan, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

New normal di Jabar akan diberlakukan mulai pekan depan. Ini kata gubernur.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan level kewaspadaan tingkat kabupaten dan kota di Jawa Barat setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) Jabar berakhir, di Gedung Pakuan, Rabu (20/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebijakan new normal di Jawa Barat (Jabar) akan diberlakukan pekan depan.

Pekan ini akan dilakukan sosialisasi penuh.

"Mulai Senin (depan), 1 Juni 2020 pemberlakuan new normal. Saat ini Pak Kapolda, Pak Pangdam akan menyiapkan pasukan untuk mengawal new normal," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Rabu (27/5/2020).

‎Seperti diketahui, empat provinsi di Indonesia akan memberlakukan new normal atau memulai kembali aktivitas namun dengan menjalankan disiplin ketat terhadap protokol kesehatan.

Empat provinsi itu ialah Jabar, Sumatra Barat, DKI Jakarta, dan Gorontalo.

Menurutnya, new normal diartikan juga dengan adaptasi dengan keadaan.

Seperti wajib menjaga jarak, mengenakan masker, tidak berkerumun dan wajib cuci tangan.

"Apa yang diadaptasi, pelan-pelan ekonomi dibuka. Semua toko atau jenis usaha harus siap mengisi kesiapan protokol kesehatan. Jika dilanggar disanksi. Jadi bukan pelonggaran, tapi adaptasi di situasi baru," ujar Emil, sapaan akrabnya.

Untuk memulai new normal, TNI dan Polri akan dilibatkan untuk mengawal. ‎

Jelang pemberlakukan, polri dan TNI akan menggelar simulasi.

"Dikawal TNI dan Polri supaya penerapan protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan di semua tempat," ujarnya.

Lantas, bagaimana untuk aktivitas sekolah?

Soal ini Emil belum bisa menjawab bagaimana soal pelaksanaan teknisnya.

"Yang paling berat itu aktivitas sekolah, di pesantren bagaimana. Belum bisa diumumkan. Begini, di sekolah itu kan rata-rata per kelas ada 36 orang, itu kebanyakan, apakah 16-nya akan digimanain, itu sedang kami bahas," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved