Pemkab Garut Tegaskan Objek Wisata Harus Tutup di Masa Libur Lebaran, Tunggu New Normal untuk Buka
Pemkab Garut menegaskan objek wisata harus tetap tutup di masa libur Idulfitri ini.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Semua objek wisata di Kabupaten Garut masih belum bisa dikunjungi wisatawan.
Seusai Idulfitri, tempat-tempat wisata tak boleh buka hingga ada keputusan dari pemerintah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Budi Gan Gan, mengatakan, hingga kini pihaknya belum bisa membuka objek wisata di Garut.
Pasalnya belum ada arahan dari pemerintah pusat terkait pandemi ini.
"Semuanya (objek wisara) ditutup. Bulan ini masih masuk dalam situasi tanggap darurat," ujar Budi saat dihubungi, Selasa (26/5/2020).
Pihaknya masih menunggu intruksi lanjutan terkait wacana normal baru yang akan diterapkan.
Diharapkan, pada awal Juni ini, aturan new normal atau normal baru bisa dilakukan.
"Kami sedang merancang untuk berwisata dengan protokol kesehatan. Memang belum ada arahan, tapi kami siapkan," katanya.
Wisata dengan protokol kesehatan, di antaranya menggunakan masker saat berwisata, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak.
Pihaknya ingin segera membangkitkan sektor wisata di Garut yang anjlok pascavirus corona mewabah.
"Dengan adanya pandemi ini, kebiasaan wisatawan akan berubah. Yang tadinya bergerombol, sekarang jadi skala kecil," ucapnya.
• Kasus Peredaran Narkoba di Kabupaten Cirebon Diklaim Menurun 30 Persen selama Pandemi Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sayangheulang-sepi-corona.jpg)