Rabu, 29 April 2026

Juventus Kalah Telak di Liga Champions 2017, Ini Alasan Chiellini

uventus tak berdaya saat menghadapi real Madrid di final Liga Champions 2017. Bertarung di partai puncak, Si Nyonya Tua terbantai dengan skor 1-4.

Tayang:
Editor: Giri
TWITTER.COM/SQUAWKANEWS
Giorgio Chiellini 

TRIBUNJABAR.ID - Juventus tak berdaya saat menghadapi real Madrid di final Liga Champions 2017. Bertarung di partai puncak, Si Nyonya Tua terbantai dengan skor 1-4.

Bek Juventus, Giorgio Chiellini, mengungkapkan penyebab Juventus kalah telak dari Real Madrid itu.

 Juventus dan Real Madrid masuk ke final dengan meyakinkan setelah membantai lawannya di babak semifinal Liga Champions 2016-2017.

Juventus menang telak dengan agregat 4-1 atas AS Monaco.

Adapun, Madrid berhasil menumbangkan rival sekotanya, Atletico Madrid dengan agregat 4-2.

Dengan kemenangan meyakinkan dari kedua tim, banyak pihak yang memprediksi laga final bakal berjalan alot.

Rektor IPDN Klarifikasi Acara Makan Saat Lebaran Pertama yang Disorot IPW Bahkan Bawa Mendagri

Pertandingan diperkirakan sengit walaupun saat itu Los Blancos berstatus sebagai juara bertahan.

Namun, hasil pertandingan seperti mematahkan banyak prediksi dari para pencinta sepak bola di seluruh dunia.

Si Nyonya Tua secara mengejutkan kalah dengan skor mencolok 1-4 dari Madrid.

Soal Rambut Bahar bin Smith, Keluarga dan Tim Kuasa Hukum No Comment, Lebih Takutkan Hal Ini

Keempat gol klub ibu kota Spanyol itu dicetak oleh Cristiano Ronaldo (20', 64'), Casemiro (61'), Marco Asensio (90').

Adapun satu gol hiburan dari Juventus dilesakkan oleh Mario Mandzukic (27').

Dalam suatu kesempatan, Giorgio Chiellini mengungkapkan penyebab kekalahan tersebut lewat tulisan dalam autobiografinya yang berjudul "Io Giorgio".

Via Vallen Kabarkan Adik Positif Covid-19, Begini Cerita Lengkapnya

"Ada banyak pembicaraan tentang kekalahan kami dalam final Liga Champions dari Real Madrid," tulis Chiellini dalam autobiografinya, seperti BolaSport.com kutip dari Marca, Selasa (26/5/2020).

"Ya, tidak ada yang aneh terjadi. Kami hanya lelah."

"Tak ada yang sensasional terjadi di babak pertama. Tidak ada yang bertarung."

"Kami kalah karena kami kelelahan. Final selalu terlambat bagi kami."

"Kami sangat kelelahan setelah babak pertama. Mandzukic nyaris tidak bisa berjalan dan Pjanic juga sama," jelas pemain berusia 35 tahun itu. (*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved