200 Karyawan Toserba Yogya Indramayu yang Dirumahkan Ternyata Mitra Yogya

Sebanyak 200 karyawan Toserba Yogya Indramayu yang dirumahkan adalah mitra yogya atau tenaga kerja supplier

tribunjabar/handika rahman
Toserba Yogya Indramayu, Kamis (21/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sebanyak 200 karyawan Toserba Yogya Indramayu yang dirumahkan adalah mitra yogya atau tenaga kerja supplier (TKS)

Hal tersebut disampaikan General Affair Toserba Yogya Indramayu, Ikun kepada Tribuncirebon.com, Jumat (22/5/2020).

Ikun mengatakan, untuk karyawan Toserba Yogya Indramayu tidak ada yang dilakukan pemecatan atau dirumahkan.

"200 karyawan itu sebenarnya bukan karyawan Yogya, Yogya tidak pernah merumahkan karyawan maupun mem-PHK karyawan," ujarnya.

Para Pemain Persib Diberi Libur Idulfitri Selama Empat Hari

Ikun menjelaskan, pada bagian fashion banyak brand merk pakaian yang dijual, mereka yang dirumahkan adalah karyawan dari masing-masing merk.

Adapun alasan dirumahkannya karyawan itu berkaitan dengan dilarang beroperasinya tenant penjualan pakaian atau fashion selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mengingat aktivitas jual beli pakaian bukan merupakan usaha yang dikecualikan dan dinilai bakal menyebabkan kerumunan massa yang melanggar Peraturan Bupati Indramayu Nomor 29 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB.

Dua Hari Ini Terjadi Dentuman Misterius di Bandung Raya, BMKG Belum Temukan Penyebabnya

Mereka akan dirumahkan sampai pelaksanaan PSBB berakhir di Kabupaten Indramayu pada 29 Mei 2020 mendatang.

"Jadi yang dirumahkan itu sebenarnya tenaga kerja supplier (TKS) atau mitra Yogya," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved