Jumat, 12 Juni 2026

Nasib Pilu Mashuri, Perbudakan di Kapal China Terus Membayangi: Disiksa, Sujud Agar Tak Dilarung

Kisah Mashuri pengalaman perbudakan ABK di kapal China masih membayanginya, disiksa hingga dilarung ke laut bergini nasibnya

Tayang:
Editor: Hilda Rubiah
(KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG)
Juriah dan Rohani orang tua Ari ABK asal Ogan Komering Ilir yang jenazahnya di larung ke laut oleh kapal tempat ia bekerja menuntut kasus itu diusut tuntas dan hak-hak Ari selama bekerja diserahkan. 

TRIBUNJABAR.ID - Kisah Mashuri pengalaman perbudakan ABK di kapal China masih membayanginya.

"Teman saya meninggal karena disiksa lalu disimpan sebulan di tempat pendingin ikan dan dibuang ke laut.

Sementara, kami berempat tidak tahan dipukul, disiksa, akhirnya kami selamat dengan melompat dari kapal,

12 jam terombang-ambing di laut," demikian klaim Mashuri, seorang anak buah kapal ( ABK) Indonesia.

LIVE STREAMING RCTI Preman Pensiun 4 Episode 28, Kamis 21 Mei 2020, Rombongan Tony Menyerang Willy

Mashuri, yang bertutur kepada wartawan BBC News Indonesia, bekerja di kapal purse seine atau pukat cincin Fu Yuan Yu 1218 berbendera China.

Dia dan teman WNI lainnya mengaku mengalami apa yang dia sebut "perbudakan" selama enam bulan di atas kapal.

ABK ini mengungkapkan, dirinya disalurkan oleh agen PT Mandiri Tunggal Bahari (MTB) yang berlokasi di Tegal, Jawa Tengah.

MTB adalah perusahaan sama yang menyalurkan Herdianto, ABK Indonesia yang meninggal dan dilarung di laut Somalia oleh kapal berbendera China bernama Luqing Yuan Yu 623.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyatakan pada Selasa (19/5/2020) telah menetapkan MH dan S dari agen MTB sebagai tersangka.

Keduanya berasal dari Tegal.

BBC News Indonesia telah menghubungi pengurus MTB melalui telepon dan pesan singkat, tetapi hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari mereka.

Serikat Buruh Migran Indonesia mengatakan, perbudakan ABK Indonesia disebabkan oleh karut-marutnya tata kelola aturan perekrutan, pelatihan, dan penempatan pelaut perikanan Indonesia, sehingga menjamurnya agen-agen pengiriman "gadungan".

"Teman kami disimpan di tempat pendingin ikan hingga sebulan"

ABK Indonesia di Kapal Fu Yuan Yu 1218 berbendera China. (Dokumen Mashuri)
ABK Indonesia di Kapal Fu Yuan Yu 1218 berbendera China. (Dokumen Mashuri) ()

Narasumber kami adalah warga Lumajang, Jawa Timur.

Seusai tamat SMA, ia mendapatkan informasi bekerja sebagai ABK kapal ikan di luar negeri.

Sumber: Kompas
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved