Jadi Menu Khas Lebaran, Ini Beda Kandungan Gizi Ketupat, Lontong, dan Nasi, Mana yang Lebih Sehat?

Meskipun berasal dari bahan dasar yang sama, yakni beras, tetapi citarasa dan tekstur ketupat, lontong, ataupun nasi berbeda-beda.

Sajiansedap
resep memasak ketupat 

TRIBUNJABAR.ID - Hari Lebaran semakin dekat, bagi sebagian masyarakat Indonesia, ada yang kurang rasanya bila saat Hari Lebaran tak tersaji ketupat atau lontong di meja makan.

Biasanya, sajian khas Hari Lebaran tersebut lengkap dengan pasangannya, misalnya opor ayam, rendang, hingga semur.

Meskipun berasal dari bahan dasar yang sama, yakni beras, tetapi citarasa dan tekstur ketupat, lontong, ataupun nasi berbeda-beda.

Hal itulah yang membuat orang-orang memiliki kegemaran masing-masing akan ketiga makanan sumber karbohidrat dan kalori ini.

Namun, dari segi kesehatan, sebenarnya lebih sehat mana antara nasi, ketupat, atau lontong?

Dilansir dari Kompas.com, Untuk mengetahui jawabannya, Anda perlu tahu dulu cara membuat nasi, ketupat, dan lontong.

Cara membuat nasi, ketupat, dan lontong pada umumnya ketupat dan lontong dimasak atau dikukus setelah beras dimasukkan ke wadah daun.

Massa Pendukung Datangi Lapas Gunung Sindur, Habib Bahar Dipindah ke Nusakambangan

Ketupat biasanya dibungkus menggunakan wadah daun yang dibuat dari janur, sedangkan lontong dibungkus dengan daun pisang.

Wadah daun yang sudah diisi dengan beras tersebut biasanya tidak diisi penuh sehingga memberi ruang bagi beras untuk mengembang.

Melansir buku Resep Andalan Resto Indonesia: Lontong & Ketupat (2016) karya Wahyuni Mulyati & Ilse Harahap, dalam membuat ketupat, wadah daun dianjurkan hanya diisi dengan beras yang telah dicuci dan ditiriskan sebanyak sepertiga dari bagian wadahnya.

Halaman
123
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved