Daging Sapi Ternyata Babi

Polisi Awasi Peredaran Daging Babi di KBB dan Kota Cimahi, Jika Ada Akan Ditindak Tegas

Polres Cimahi turun tangan melakukan antisipasi peredaran daging babi yang disulap layaknya daging sapi

Humas Polresta Bandung
Polisi menangkap pedagang daging babi yang diserupakan dengan daging sapi di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Anggota Polres Cimahi turun tangan melakukan antisipasi peredaran daging babi yang disulap layaknya daging sapi seperti yang terjadi di daerah Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

Selama bulan Ramadan terutama saat mendekati lebaran, polisi meningkatkan pengawasan di setiap pasar yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi yakni pasar di daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki saat razia motor di Lembang, Sabtu (8/2/2020) malam.
Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki saat razia motor di Lembang, Sabtu (8/2/2020) malam. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, untuk antisipasi peredaran daging babi, pihaknya telah memerintahkan seluruh jajaran polsek di wilayah hukumnya untuk memantau ke semua pasar.

Antisipasi Peredaran Daging Babi, Disperindag KBB Tingkatkan Pengawasan di Pasar

Polisi Serius Tuntaskan Kasus Daging Babi di Bandung, Penyuplai Daging di Solo Pun Bakal Dikejar

"Indikasi adanya penjualan daging babi ini belum ada, kita terus lakukan penyelidikan. Termasuk seluruh kapolsek diperintahkan lakukan pengecekan ke wilayah, kalau ada temuan tentu akan kita proses hukum," ujarnya Yoris, Kamis (15/5/2020).

Menurutnya, kiriman daging babi berasal dari Solo yang dijual di daerah Majalaya dan Baleendah itu tidak menutup kemungkinan bisa di jual ke daerah lain.

"Kita pengecekan daging atas informasi adanya penjualan daging babi menyerupai daging sapi. Kita cek di pasar, tapi seluruh pedagang disini potong sapi sendiri di rumah potong hewan sehingga tahu mana yang sapi dan bukan," katanya.

Meski belum ditemukan adanya perdaran daging babi di wilayah hukumnya, Yoris meminta semua masyarakat KBB dan Kota Cimahi yang hendak membeli daging sapi agar tetap berhati-hati.

"Kita minta masyarakat waspada dan mengenali ciri daging sapi, adanya info daging babi dijual disebut daging sapi harus membuat kita teliti saat membeli," ucap Yoris.

Sebelumnya, Kepala Disperindag KBB, Ricky Riyadi mengatakan, setelah muncul temuan daging babi di Kabupaten Bandung, saat ini pihaknya lebih intensif melakukan pengecekan daging sapi ke semua pasar bersama Dinas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) KBB.

"Tetap harus diwaspadai, mudah-mudah dengan dilakukan pengecekan rutin hal seperti itu bisa dihindari dan jangan sampai terjadi di KBB," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat melakukan pengecekan, lanjut Ricky, petugas dari Disperindag dan Disnakan langsung menyasar kios-kios daging di setiap pasar. Namun, jika ada indikasi peredaran daging babi, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Satgas Pangan.

"Iya, pasti melibatkan Satgas Pangan untuk menindaklanjuti jika ada temuan seperti itu," kata Ricky.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved