Daging Sapi Tenyata Babi
Polisi Serius Tuntaskan Kasus Daging Babi di Bandung, Penyuplai Daging di Solo Pun Bakal Dikejar
Peredaran daging babi yang diolah supaya terlihat seperti daging sapi dan dijual layaknya daging sapi, menggegerkan masyarakat Kabupaten Bandung.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Adanya peredaran daging babi yang diolah supaya terlihat seperti daging sapi dan dijual layaknya daging sapi, menggegerkan masyarakat Kabupaten Bandung.
Dalam penanganan kasus tersebut Polsi sudah menetapkan 4 tersangka, yakni dua orang sebagai pengepul P(46), dan T (55), serta dua orang pengecer, yakni AS (39), dan AR (38).
Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Agta Bhuana, memaparkan pengembangan penyidikan kasus tersebut sudah menetapkan para tersangka ini baik dari distributor sampai para pengecernya.
• Terus Diawasi, Warga KBB Diminta Tak Perlu Khawatir dengan Peredaran Daging Babi di Pasar
"Kami juga berkordinasi dengan intansi terkait, baik dari Dinas Peternakan dan juga dari balai karantina. Untuk memeriksa betul kandungan yang ada dari daging tersebut, ataupun bahan kimia yang digunakan supaya daging terlihat menjadi seperti daging sapi," ujar Agta, di Mapolresta Bandung, Rabu (13/5/2020).
Agta memaparkan, sampai saat ini masih sama sesuai dengan keterangan para tersangka, daging tersebut beredar khusus di Majalaya, Baleendah, dan Banjaran.
"Selain itu ke para pemilik usaha bisnis makanan tingkat kecil jadi berputarnya di situ," kata dia.
• Resmi, PSBB di Bogor, Depok dan Bekasi Diperpanjang, Sampai 26 Mei
Saat disinggung apakah ada kemungkinan bertambah tersangka, Agta mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan penuh terkait hal tersebut.
"Termasuk dengan suplai yang ada di Solo, kami masih melakukan pengembangan, sementara masih 4 tersangka," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kepala-disperindag-kabupaten-bandung-poppy-hopipah-_-2.jpg)