Bupati Bogor Imbau Warganya Salat Id di Rumah, "Kasihan Petugas Kesehatan"
Bupati Bogor mengimbau warga di wilayahnya untuk Salat Idul Fitri di rumah saja.
Laporan Naufal Fauzy
TRIBUNJABAR.ID, CIBINONG - Warga Kabupaten Bogor diimbau melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah.
Hal tersebut dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin.
Apalagi, momen Idul Fitri 2020 ini juga masih masuk dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III yang diberlakukan di Kabupaten Bogor.
"Sementara ini kami ada seruan bersama untuk tidak melaksanakan salat id (Idul Fitri). Bisa dilaksanakan di rumah," kata Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).
Ade menuturkan bahwa sampai saat ini angka kasus virus corona atau Covid-19 masih terus meningkat.
Maka sebisa mungkin, kerumunan banyak orang seperti salat Id bisa dihindari demi mencegah penularan corona.
"Karena curva kita masih cukup lumayan tinggi pergerakannya. Kemarin ada nambah 4 dalam satu hari, jangan sampai ini menambah lagi," kata Ade Yasin.
Ade mengatakan bahwa kita juga harus memikirkan para tenaga medis, karena jika pasien corona semakin banyak, tenaga medis justru tidak bertambah dan kemungkinan akan kesulitan menangani jumlah pasien yang semakin banyak.
"Kami tidak melarang, tapi lebih baik dilaksanakan (salat Id) di rumah karena kita harus memikirkan kondisi kesehatan para tenaga medis. Kalau kita ramai-ramai keluar, ada kerumunan masyarakat, banyak lagi yang positif, kasihan ini petugas kesehatan, kan enggak nambah-nambah cuma segitu-segitu aja," ujar Ade Yasin.
• Uang Palsu Beredar di Kota Bandung, Pelaku Manfaatkan Kondisi Konter Ramai
Artikel ini sudah tayang di Tribunnewsbogor.com dengan judul, Bupati Bogor Ade Yasin : Sholat Ied Dilaksanakan di Rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ade-yasin_.jpg)