Minggu, 12 April 2026

Jokowi Minta Masyarakat yang Belum Terima Bansos Lapor ke RT atau RW

Jokowi meminta masyarakat yang belum menerima bantuan sosial (bansos) sebagai jaring pengaman di tengah pandemi Covid-19 untuk melaporkan diri.

Editor: Yongky Yulius
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Presiden Jokowi saar berkeliling di Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (30/12/2019) 

TRIBUNJABAR.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat yang belum menerima bantuan sosial (bansos) sebagai jaring pengaman di tengah pandemi Covid-19 untuk melaporkan diri.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau langsung pembagian bansos di Kantor Pos di Jalan Ir. H. Juanda nomor 5 Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada hari ini, Rabu (13/5/2020).

"Melaporkan kembali ke RT/RW, sehingga bisa disusulkan."

Jokowi dalam kesempatan tersebut, berharap bansos yang dikucurkan oleh pemerintah dapat menjangkau setengah dari penduduk Indonesia.

"Kita harapkan bantuan sosial dapat menjangkau kurang lebih 55 persen dari penduduk kita," katanya

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan, bansos yang ada diperuntukkan kepada masyarakat tidak mampu maupun pihak-pihak yang terdampak langsung dari adanya pandemi Covid-19.

Jokowi memandang bansos dapat meningkatkan daya beli masyarakat di tengah situasi sulit seperti sekarang.

"Dengan adanya bantuan sosial ini kita bisa menguatkan daya beli masyarakat sehingga konsumsi domestik kita menjadi normal kembali."

"Itu yang kita harapkan," imbuhnya.

Meskipun demikian, Jokowi mengakui penyaluran bansos belum terealisasi sepenuhnya.

"Memang tahapan pertama belum 100 persen selesai, di tempat lain yang saya cek, misalnya BLT desa baru diterima masyarakat 10 persen."

"Mohon masyarakat masih menunggu dan menyanyakan kepada aparat desa, RT/RW maupun kepala desa," ujarnya.

Kata Menteri Sosial

Menteri Sosial, Juliari P. Batubara
Menteri Sosial, Juliari P. Batubara (Tangkap layar channel YouTube KompasTV)

Menteri Sosial, Juliari P. Batubara mengatakan penyaluran bantuan sosial tunai di wilayah Kota Bogor memasuki tahapan terakhir diperiode pertama.

Nantinya setelah bantuan pertama ini akan dilanjutkan tahapan kedua.

"Nanti di sambung dengan nilai yang sama, sedangkan total ada tiga tahapan," kata Juliari.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved