Ciwang, Aci Bertabur Seledri Bawang, Gurih Kenyal Dicampur Sambal Oncom untuk Hidangan Buka Puasa

Cemilan tradisional aci bawang atau yang akrab disapa ciwang ternyata merupakan makanan yang selalu

Ciwang, Aci Bertabur Seledri Bawang, Gurih Kenyal Dicampur Sambal Oncom untuk Hidangan Buka Puasa
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Ciwang, Aci dan Bawang ditabur seledri

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Cemilan tradisional aci bawang atau yang akrab disapa ciwang ternyata merupakan makanan yang selalu ada di meja priyayi keturunan ningrat sejak zaman Belanda.

Hal tersebut dikatakan oleh para pelestari makanan ciwang yang secara turun temurun mendapatkan cerita bagaimana ciwang ini beredar begitu luas di wilayah Jawa Barat.

Semua kompak menyebut jika ciwang merupakan makanan khas Jawa Barat dan keberadaannya akan banyak dijumpai ketika masuk bulan Ramadan.

Seorang pencinta sekaligus pembuat makanan kuliner, Asrianti (40), mengatakan dari cerita yang didapat dari orangtuanya ciwang sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Makanan tersebut selalu ada di meja priyayi ningrat untuk disantap bersama keluarga atau ada tamu agung.

Hingga kini, makanan gurih kenyal ini tetap eksis dan menjadi favorit bagi warga yang sudah merasakan sensasi makan ciwang bertabur bawang dan seledri ini.

Bupati Sempat Tak Yakin Sekda Garut Meninggal, Tadi Malam Masih Ngobrol, Kemarin Ikut Buka Bersama

Asrianti mengatakan, ciwang berbahan dasar dari aci kawung bukan aci soba. Keberadaanya banyak dijumpai di pasar.

"Membuat ciwang itu sederhana tapi takaran harus pas, karena meleset sedikit bukan jadi ciwang malah lengket nantinya seperti lem," kata Asrianti ditemui di kawasan Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Senin (11/5/2020).

Asrianti mengatakan, untuk membuat ciwang perbandingannya bisa dengan segelas aci yang dicampurkan dengan air empat gelas.

"Setelah itu diaduk di atas katel dan langsung dididihkan," katanya.

Lalu setelah mendidih dicampurkan dengan sedikit garam dan diaduk lagi.

"Tapi jangan sampai seperti lem, kalau sudah menggumpal tiriskan di atas plastik persegi agar lalu beri daun seledri dan bawang di atasnya," kata Asrianti.

Bayi 3 Bulan PDP Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Sukabumi, Ayahnya Sempat dari Zona Merah

Menurutnya, untuk tambahan pelengkap biasanya ciwang ditambahkan sambal oncom, kalau di tempat lain seperti di daerah Bandung biasanya pakai sambal kacang.

Asrianti mengatakan, kalau hari biasa ia tak setiap hari membuat ciwang, paling kalau ada yang pesan saja, tapi kalau ramadan setiap hari ada.

"Selain ciwang ada juga mi aci atau mi bokser, berbeda dengan ciwang, mi bokser hanya ada di Cianjur," katanya

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved