Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini JNE Optimistis Tumbuh 20 Persen, Ada Layanan Kirim Oleh-oleh Makanan

Adanya pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), tidak akan mengurangi layanan jasa kirim yang dilakukan JNE.

Istimewa/dok.JNE
Ilustrasi: Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini JNE Optimistis Tumbuh 20 Persen, Ada Layanan Kirim Oleh-oleh Makanan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Adanya pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), tidak akan mengurangi layanan jasa kirim yang dilakukan JNE.

Pihak  JNE memastikan bahwa pelayanan pengiriman barang selama Ramadan dan Idul Fitri akan tetap optimal.  

Presiden Direktur Mohamad Feriadi mengatakan bahwa di era disrupsi pandemi Covid-19, terjadi perubahan cara berbelanja masyarakat dari sistem luring menjadi daring menggunakan perangkat komunikasi yang dimiliki.

JNE Jamin Layanan Tetap Optimal Saat Ramadan dan Lebaran

Karena itu, JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres ternama siap memberikan layanan yang optimal.

“Begitu pun untuk aspek keamanan, kami punya protokol untuk memastikan karyawan selalu diukur suhu tubuh, menggunakan masker dan cairan pembersih tangan serta mengkonsumsi multivitamin. Demikian juga kalau pelanggan datang ke konter, mereka akan menjalani prosedur yang sama. Untuk barang kiriman, selalu kami semprot dengan cairan disinfektan untuk meminimalisasi penyebaran virus Covid-19,” ujar Feriadi dalam “Dialog Bisnis: Strategi Sektor Logistik di Tengah Pandemi Covid-19 : Apa dan bagaimana persiapan menghadapi Ramadhan dan Lebaran” yang dilakukan secara daring belum lama ini.  

Feriadi menyebutkan bahwa JNE juga tetap melayani pengiriman barang ke seluruh wilayah di Indonesia meski saat ini terjadi pengurangan jumlah penerbangan.

Selain itu, bisnis jasa pengiriman barang juga menjadi salah satu bidang usaha yang dikecualikan dari pembatasan sosial atas rekomendasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Kami memiliki layanan pengiriman barang melalui darat menggunakan truk yang menjangkau seluruh Jawa dan Bali serta sebagian Sumatera, untuk mengimbangi layanan pengiriman melalui jasa penerbangan,” ujarnya.

JNE Berkolaborasi dengan Adib Hidayat Kirim Bantuan 10 Ribu Masker untuk Paramedis Covid-19

Selama Ramadan yang menjadi salah satu peak seasson jasa pengiriman, kata Feriadi, JNE optimistis pertumbuhan bisnis bisa mencapai 20 persen meski capaian itu dinilai lebih rendah dibandingkan capaian pada Ramadan sebelumnya yakni sebesar 30 persen.

“Kami terus melayani memberikan pelayanan ke masyarakat dan dengan adanya pembatasan sosial, masyarakat cukup tinggal di rumah, manfaatkan jasa pengiriman untuk memenuhi pengiriman barang-barang kebutuhan melalui berbagai saluran mulai dari telpon, email, media sosial serta aplikasi My JNE,” katanya.

Bagi masyarakat yang tidak bisa melakukan ritual mudik menyambut hari raya, JNE pun memberikan layanan Pesona atau Pesanan Oleh-oleh Nusantara hasil kerja sama dengan 2.000 usaha kecil kuliner di berbagai daerah dengan lebih dari 6.000 varian makanan.

Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengirimkan oleh-oleh bagi kerabatnya di mana saja, tanpa harus melakukan mudik ke kampung halaman.

 Menurut Feriadi, saat ini JNE memiliki mitra kerja sama outlet sebanyak 6000 badan usaha yang tersebar di 7000 titik.

Pihaknya masih membuka peluang kerja sama outlet dengan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha. Mitra hanya perlu menyiapkan badan hukum, lokasi serta deposit sementara JNE akan melakukan pelatihan SDM. (kemal setia permana)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved