Jumat, 1 Mei 2026

Tinjau PSBB di Perbatasan Jabar-Banten, Pejabat Polda Jabar Sebut Arus Lalu Lintas Menurun

Kepala Biro Operasional Polda Jabar, Kombes Stephen M Napiun, didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ichsan
tribunjabar/m rizal jalaludin
Tinjau PSBB di Perbatasan Jabar-Banten, Pejabat Polda Jabar Sebut Arus Lalu Lintas Menurun 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kepala Biro Operasional Polda Jabar, Kombes Stephen M Napiun, didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra, meninjau check point di perbatasan Jawa Barat dan Banten.

Tepatnya di Kampung Cibareno, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2020).

"Hari ini kami melihat perbatasan check point, yang mana ini salah satu dari 19 check point perbatasan provinsi yang ada di wilayah hukum Polda Jabar, jadi kami harus melihat situasinya seperti apa, dan kami lihat masih kondusif, masyarakat pun masih koperatif begitu juga petugas juga mencukupi. Mendukungnya masyarakat dalam kegiatan tersebut," ujar Stephen kepada Tribunjabar.id, usai meninjau lokasi check point di Terminal Cibareno.

Stephen menjelaskan, dalam pemberlakuan PSBB Jawa Barat, terdapat tiga kriteria yang harus diketahui.

Jadi Pusat Keramaian, Pemkab Garut akan Gelar Rapid Test terhadap Warga di Pasar Ciawitali

Diantaranya, berkurangnya aktivitas masyarakat hingga 30 persen dari biasanya. Kedua terjadi perlambatan penyebaran virus.

Ketiga pendistribusian bantuan sosial (Bansos) yang harus tepat sasaran.

"Karena dalam pemberlakuan PSBB Jawa Barat, ada tiga kriteria yang harus kita ketahui bersama, berkurangnya aktivitas masyarakat ini sampai 30 persen, namun demikian juga perekonomian masyarakat juga harus tetap berjalan, yang kedua sudah terjadi perlambatan dari sisi mungkin masyarakat atau korban dari yang positif dengan upaya-upaya test masif. Ketiga adalah pendistribusian masalah bansos, ini dapat tersampaikan kepada masyarakat yang sudah terdata," ujarnya.

Stephen menjelaskan, ada 9 pintu bantuan pemerintah bagi warga terdampak virus corona.

"Lewat tujuh pintu bantuan dari pemerintah pusat, dua pintu bantuan dari pemerintah daerah tingkat satu Jabar, dan tentunya juga dukungan-dukungan mungkin partisipasi masyarakat, mungkin lewat Kapolres atau lewat Dandim, bisa juga lewat Bupati," tuturnya.

Meski Ada Wabah Corona, Stasiun Kereta Api Plered Tetap jadi Lokasi Favorit Warga untuk Ngabuburit

Selama tiga hari pertama PSBB Jawa Barat, Stephen menyebutan sudah terjadi penurunan arus lalu lintas. Namun belum memenhui target yang telah ditentukan.

"Untuk arus lalu lintas penurunan sudah cukup terjadi namun belum memenuhi target, karena saat ini juga kebijakan-kebijakan pemerintah pusat perlu kita antisipatif, artinya kita percaya bahwa perubahan selalu ada kedepan, karena itu kita selalu siap saja dengan kebijakan-kebijakan yang baru, tapi penurunan ini pasti ada," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved