PSBB di Jabar

Instruksi Tembak di Tempat bagi Begal Selama PSBB Efektif Turunkan Tindak Kejahatan di Bandung

Sementara untuk kasus begal di Jalan Garuda, Kamis 1 Mei 2020, Ulung mengaku masih melakukan penyelidikan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
tribunjabar/mega nugraha
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Kamis (16/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengkaim, kriminalitas di Kota Bandung menurun, selama Maret-April 2020.

Dikatakan Ulung, penurunan tindak kriminalistas di Kota Bandung terjadi lantaran adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan intruksi tembak di tempat kepada pelaku kejahatan selama Pandemi.

"Kasus curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan) dan segala macam berkurang setelah kita lakukan adanya tindakan tegas (tembak ditempat), kalau laporan menipuan online itu banyak, sehari ada saja," ujar Ulung, saat ditemui di Pendopo, Kota Bandung, Rabu (6/5/2020).

Tak hanya curat dan curas, kata Ulung, Begal di Kota Bandung pun menurun setelah anggota Satreskrim Polrestabes Bandung menembak mati terhadap salah satu pelaku begal, dua pekan lalu.

"Begal juga berkurang setelah kita tembak (mati) kemarin berkurang jauh, ya artinya kita sempat memberi pesan kepada mereka juga agar tidak bermain di Kota Bandung," katanya.

Sementara untuk kasus begal di Jalan Garuda, Kamis 1 Mei 2020, Ulung mengaku masih melakukan penyelidikan.

Diketahui korban hingga saat ini belum melakukan laporan kepada polisi.

"Jauh sampai sekarang ini belum ada laporan lagi, kalau begal yang di Jalan Garuda masih lidik kita, tapi perbandingannya jauh sekali. Tapi pada prinsipnya pelaku curat dan curas kita lakukan tindakan tegas," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved