Rabu, 22 April 2026

Hari Pertama PSBB di Kabupaten Sukabumi, Arus Lalu Lintas Tetap Macet Saat Bubaran Pabrik

Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Bogor-Sukabumi di Kecamatan Cicurug, pada Rabu (6/5/2020) sore.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/M RIZAL JALALUDIN
Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Bogor-Sukabumi di Kecamatan Cicurug, pada Rabu (6/5/2020) sore. 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Bogor-Sukabumi di Kecamatan Cicurug, pada Rabu (6/5/2020) sore.

Salah seorang sopir angkot jurusan Cicurug-Cibadak, Asep, mengatakan, kemacetan parah tersebut terjadi setiap hari terjadi. Artinya, tidak ada perbedaan di hari pertama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan hari-hari sebelumnya.

"Setiap sore macet, setiap jam empat sore. Soalnya bubaran (pulang) pegawai pabrik," kata Asep kepada Tribunjabar.id, saat menunggu penumpang di Benda, Kecamatan Cicurug, Rabu (6/5/2020).

Asep mengatakan, dia mengetahui soal aturan PSBB, angkot hanya diperbolehkan membawa penumpang lima orang untuk pemberlakukan sosial distancing.

"Tahu, saat PSBB harus bawa penumpang maksimal lima orang. Tapi kalau pegawai pabrik sudah pada pulang, sama petugas sudah pada bubar, mah, kosong," cetus Asep.

Asep juga menyebutkan, setiap sore saat pegawai pabrik pulang, kemacetan sampai sekitar satu hingga dua kilometer.

Asep juga mengatakan, kemacetan biasanya terjadi sekitar dua jam.

"Dari jam empat nyampe jam enam (16.00-18.00 WIB). Bubar pabrik, semua jalan lancar lagi," tuturnya.

PSSI Segera Tentukan Nasib Liga 1 dan Liga 2, Akan Ditimbang-timbang Dulu

Sementara itu pantauan di Kecamatan Cicurug yang berbatasan dengan Bogor, mulai pukul 14.20 WIB tidak ada petugas yang melakukan penyekatan alias pemeriksaan terhadap pengendara yang hendak masuk ke Sukabumi dari arah Bogor dan Jakarta.

Dapat Lampu Hijau, Bundesliga Bisa Menjadi Liga Top di Eropa Pertama yang Bergulir Lagi

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Lukman Sudrajat, mengatakan bahwa check point di terminal Cicurug dilakukan.

Petani KJA Waduk Darma Kuningan Merugi Ratusan Juta Rupiah karena Ribuan Ikan Mati

"Lagi briefing kayaknya, lagi briefing dulu. Kan enggak 24 jam berdiri, dua jam berdiri juga sudah haus," ujar Lukman kepada Tribunjabar.id melalui sambungan telepon. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved