PSBB di Jabar

Hari Pertama PSBB di Cianjur, Hanya Satu Ruas Jalan yang Sepi, Jalan Lain Ramai Seperti Biasa

Perbedaan hanya terlihat di jalan Mangunsarkoro yang sepi karena ditutup oleh pihak kepolisian, Rabu (6/5/2020).

ferri amiril mukminin/tribunjabar
Ruas Mangunsarkoro, Cianjur, Jawa Barat yang sepi karena ditutup oleh pihak kepolisian karena ada PSBB, Rabu (6/5/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Hari pertama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besat (PSBB) di Cianjur belum terlihat efektif.

Perbedaan hanya terlihat di jalan Mangunsarkoro yang sepi karena ditutup oleh pihak kepolisian, Rabu (6/5/2020).

Di jalur ini beberapa toko masih buka, selebihnya sejak pagi memilih untuk tidak beraktivitas.

Seorang pemilik toko kue di Jalan Mangunsarkoro, Aychen (60), mengatakan sejak pagi hingga siang ini jumlah pembeli menurun sekitar 25 persen.

Ia mengatakan, posisi toko yang berada di dekat Jalan Bypass sedikit menguntungkan dirinya.

"Jadi mobil masih bisa parkir di Jalan Bypass pembeli pada berjalan kaki ke sini," kata Aychen.

Ia mengatakan empat toko tak jauh dari tokonya sudah memilih untuk tutup. Ia mengatakan kalau produksi kue tak bisa menunggu dijual esok hari karena kue bisa basi dan rusak.

"Toko sebelah sudah pada tutup ada sekitar empat toko," katanya.

Sementara itu pantauan di tempat lainnya, warga masih melakukan aktivitas seperti biasa. Keramaian masih terlihat seperti di kawasan Bojongmeron.

Pembeli dan pedagang di tempat ini masih acuh dengan pemberlakuan PSBB. Pasalnya pasar yang muncul di pagi hari ini kerap menjadi kerumunan warga dan pendatang.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved