PSBB Garut, 14 Cek Poin Utama Disiapkan, Setiap Orang Bakal Diperiksa dan Ditanyai Urusannya
Sebanyak 14 cek poin utama disiapkan Pemkab Garut selama penerapan pembatasan sosial
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebanyak 14 cek poin utama disiapkan Pemkab Garut selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dilaksanakan di 14 kecamatan. Setiap orang yang melintas akan diperiksa identitas dan ditanyai kepentingannya.
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyebut kan selain 14 cek poin utama, pihaknya juga menyiapkan 28 cek poin pendukung. Belasan cek poin utama itu berada di bawah koordinasi Polres dan Kodim Garut.
"Cek poin yang utama ada di Kadungora dan Limbangan (pintu masuk Garut). Perbupnya sudah ada, besok akan dimulai," kata Rudy, Selasa (5/5/2020).
• 7 Pengedar, 2 Bandar, dan 2 Kurir Sabu Dibekuk Polisi, Pelaku Ada yang Jaringan Cirebon dan Bandung
Di hari pertama PSBB, pemerintah akan membagikan 500 ribu masker gratis. Pembagian akan dilakukan di pasar-pasar tradisional dan cek poin.
"Kami juga drop (masker) ke desa-desa. Sudah sedia 800 ribu masker. Baru 500 ribuan yang akan dibagikan," ucapnya.
Rudy mengklaim penanganan Covid-19 di Garut sudah cukup baik. Sudah tujuh hari tak ada kasus positif yang ditemukan.
"Paling sekarang menunggu yang reaktif daru klaster Masjid Madinah di Tarogong Kaler. Mereka sekarang diisolasi di Klinik Medina, Wanaraja. Yang lain tak ada lagi," katanya.
• Pemkot Cirebon Perketat Pengawasan Aktivitas Warga selama PSBB Jawa Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pusat-kota-garut-di-jalan-ahmad-yani.jpg)