Hal yang Membatalkan dan Kesalahan Saat Puasa di Bulan Ramadhan, Ini Rukun dan Syarat Puasa
Selama menunaikan puasa, umat Muslim harus memahami apa saja yang harus dilakan dan tidak harus dilakukan.
2. Berniat
Niat puasa membedakan puasa dari menahan lapar biasa.
Ini lafal atau bacaan niat puasa Ramadhan 1441 H dilengkapi dengan tulisan Arab dan latin
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu Shauma Ghodin 'An Adaa'i Fardhi Syahri Romadhoona Haadzihis Sanati Lillahi Ta'ala
"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Niat harus dilakukan sebelum fajar.
Dalilnya adalah hadits dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma dari Hafshoh –istri Nabi SAW-, Rasulullah SAW bersabda,
مَنْ لَمْ يُجْمِعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ
“Barangsiapa siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.”
Syarat ini adalah syarat puasa wajib menurut ulama Malikiyah, Syafi’iyah dan Hambali. Yang dimaksud dengan berniat di setiap malam adalah mulai dari tenggelam matahari hingga terbit fajar.
Rukun Puasa
Rukun puasa adalah menahan diri dari berbagai hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Salah satu hal yang membatalkan puasa adalah makan dan minum.
Oleh sebab itu, umat Muslim harus paham batas makan saat sahur agar tak mealkukan kesalahan.
• Pasien Positif Covid-19 Dipulangkan dari Rumah Sakit karena Hasil Tes Swab Tak Juga Keluar
• Bacaan Doa Niat Shalat Tarawih untuk Sendiri dan Berjamaah di Rumah, Shalat Tidak Sah Bila Buru-buru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-ramadan-atau-bulan-puasa-2020-2.jpg)