Berburu Gurihnya Mi Aci Jelang Berbuka, Bentuknya Sederhana Namun Rasanya Luar Biasa

Berburu gurihnya mi aci menjelang buka puasa. Bentuknya sederhana tapi rasanya luar biasa.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Mi aci, kuliner khas Cianjur saat berbuka puasa. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bentuk penyajian dan proses pembuatannya sangat sederhana.

Tak perlu memakai banyak rempah, cukup bawang putih, kemiri, dan bawang merah yang ditumis lalu masukan bahan utama mi aci dan beri penyedap secukupnya.

Mi aci, namanya sesederhana penampilannya.

Namun di balik penampilan yang sederhana mi aci ternyata memiliki banyak penggemar di Cianjur.

Keberadaannya banyak dicari warga menjelang berbuka puasa.

Pamornya tak kalah dengan kolak pisang atau gorengan bala-bala, gehu, dan tempe mendoan.

Di setiap penjaja kuliner berbuka puasa, mi aci selalu ada. Saat disajikan di atas piring atau mangkuk, biasanya mi aci ditaburi dengan daun seledri.

Rasanya yang gurih kenyal menempel di lidah menjadi daya tarik warga untuk mencari mi aci.

Seorang penjual mi aci di Jalan Halteu, Kecamatan Karangtengah, Ikah (72), mengatakan setiap hari ia membuat mi aci untuk dijual.

Hal tersebut dilakukan karena selalu ada warga yang bertanya apakah ada mi aci atau tidak.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved