Senin, 20 April 2026

Hasil Rapid Test Massal di KBB, 84 Orang Terindikasi Positif Covid-19

Sebanyak 84 warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) terindikasi positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi rapid test 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Sebanyak 84 warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) terindikasi positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test selama satu pekan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Jumlah yang terindikasi positif tersebut dari 2.220 warga yang mengikuti rapid test hingga Selasa (28/4/2020) di setiap kecamatan yang terdapat kasus Covid-19 untuk mengetahui peta sebaran Covid-19 di KBB.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 KBB, Agus Ganjar H mengatakan, ribuan warga yang mengikuti rapid test itu berada di wilayah pasien positif maupun Orang Dalam Pengawasan (ODP).

"Hasil rapid test sementara sudah 2.220 orang melakukan tes. Dari jumlah itu sebanyak 84 orang positif, 2.129 orang negatif dan 7 invalid atau masih samar," ujarnya di Pemkab Bandung Barat, Rabu (29/4/2020).

Siang Bolong di Bulan Ramadan Jual Miras, Warung dan Penjualnya Digerebek Polisi di Indramayu

Untuk warga yang terindikasi positif itu, kata Agus, diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri, sebelum nantinya dilakukan tes selanjutnya oleh Dinas Kesehatan KBB karena rapid test hanya tes awal.

"Untuk sementara waktu, yang dinyatakan positif melalui rapid test ini berada dalam pemantauan tim medis dan di wajibkan untuk melakukan isolasi secara mandiri," kata Agus.

Pelaksanaan rapid test ini dilakukan secara serentak pada tanggal 27-28 April 2020, karena salah satu indikator keberhasilan PSBB itu dengan melaksanakan tes masif secara massal kepada warga yang menjadi prioritasnya.

"Tes masif massal ini prioritasnya masuk dalam kategori A, yaitu, ODP, PDP dan orang-orang terdekat sekitar pasien positif sendiri," katanya.

3 dari 10 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Segera Diberlakukan PSBB, Kecamatan Ini Masuk Zona Merah

Menurutnya, hasil rapid tes ini bukan dalam arti pasien memang benar-benar dinyatakan positif Covid-19, jadi rapid test masal tersebut hasilnya belum bisa dipastikan.

Selama PSBB berlangsung, Pemkab Bandung Barat menargetkan sebanyak 4.040 warga di 20 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat dilakukan rapid test.

"Teknisnya, dari nomor antrean 1-10 mulai dari pukul 08.00-09.00 WIB dan seterusnya. Tujuannya untuk menjaga physical distancing. Ini syarat atau protokol kesehatan sekaligus perhatian tim medis dalam melakukan rapid test di wilayah KBB," ucap Agus.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved