Bulan Ramadhan

Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Junub yang Benar, Bagaimana Kalau Mimpi Basah Siang Hari Ramadhan

Berhubungan suami-istri di malam Bulan Suci Ramadhan tidak diharamkan. Namun wajib Mandi Wajib atau Mandi Junub sebelum menunaikan Shalat Subuh

Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi Mimpi Basah 

TRIBUNJABAR.ID - Salah satu pertanyaan yang kerap diajukan di bulan Ramadhan adalah bagaimana tata cara mandi junub, dan bagaimana hukumnya bila mimpi basah?

Berhubungan suami-istri di malam Bulan Suci Ramadhan tidak diharamkan.

Namun wajib Mandi Wajib atau Mandi Junub sebelum menunaikan Shalat Subuh.

Tapi yang pasti, berhubungan badan di siang hari adalah salah satu yang membatalkan puasa Ramadhan.

Heboh Hadist Ada Dukhon di 15 Ramadhan 2020, Benarkah? Ini Kata Buya Yahya & Syafiq Riza Basalamah

Ketika sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, umat wajib menghindari beberapa hal yang bisa membatalkan puasa.

Penjelasan ustaz, salah satu yang membatalkan puasa, termasuk puasa Ramadhan jik dilalui terjadinya proses persenggamaan atau hubungan seksual.

Akibat proses persenggamaan tersebut akan menimbulkan keluarnya air mani atau sperma bagi laki-laki.

Atau dengan usaha sendiri, atau yang disebut masturbasi, kedua hal tersebut apabila dilakukan saat siang hari di bulan Ramadhan tentu akan membatalkan.

Namun bagaimana hukumnya apabila seseorang keluar air mani saat mimpi basah? Apakah puasanya batal?

Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, Lc, M.S.I, memberikan penjelasannya

Halaman
1234
Editor: Hilda Rubiah
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved