Bacaan Doa Buka Puasa Menurut Hadits dan Penjelasan Ulama

Doa buka puasa diucapkan ketika umat Muslim untuk membatalkan puasanya, terutama di bulan Ramadhan.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Pixabay
Ilustrasi puasa Ramadan 2020. 

Bacaan Doa Buka Puasa Menurut Hadits dan Penjelasan Ulama

TRIBUNJABAR.ID - Doa buka puasa diucapkan ketika umat Muslim untuk membatalkan puasanya, terutama di bulan Ramadhan.

Masyarakat sudah lama mengamalkan doa buka puasa yang berbunyi,

"Allâhumma laka shumtu wa bika âmantu wa ‘alâ rizqika afthartu."

Doa berbuka puasa itu bersumber dari riwayat Imam Bukhari dan Muslim sebagai keterangan Syekh M Khatib As-Syarbini.

Mengutip islam.nu.or.id, berikut hadits lengkapnya.

وأن يقول عقب فطره اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت لانه صلى الله عليه وسلم كان يقول ذلك رواه الشيخان

Artinya, “(Mereka yang berpuasa) dianjurkan setelah berbuka membaca, ‘Allâhumma laka shumtu, wa ‘alâ rizqika afthartu.’ Pasalnya, Rasulullah SAW mengucapkan doa ini yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim,”

(Lihat Syekh M Khatib As-Syarbini, Al-Iqna pada Hamisy Bujairimi alal Khatib, [Beirut, Darul Fikr: 2006 M/1426-1427 H], juz II, halaman 385).

Ada yang mengatakan doa buka puasa itu tidak didukung hadits yang shahih.

Beberapa pihak mengatakan doa buka puasa yang didukung hadits shahih adalah yang diriwayatkan Abu Dawud.

Hadits lengkap riwayat Abu Dawud adalah sebagai berikut:

حدثنا عبد الله بن محمد بن يحيى أبو محمد حدثنا علي بن الحسن أخبرني الحسين بن واقد حدثنا مروان يعني ابن سالم المقفع قال رأيت ابن عمر يقبض على لحيته فيقطع ما زاد على الكف وقال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا أفطر قال ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Artinya, “Kami mendapat riwayat dari Abdullah bin Muhammad bin Yahya, yaitu Abu Muhammad, kami mendapat riwayat dari Ali bin Hasan, kami mendapat riwayat dari Husein bin Waqid, kami mendapat riwayat dari Marwan, yaitu Bin Salim Al-Muqaffa‘, ia berkata bahwa aku melihat Ibnu Umar menggenggam jenggotnya, lalu memangkas sisanya. Ia berkata, Rasulullah bila berbuka puasa membaca, ‘Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah’,” (HR Abu Dawud)

ilustrasi waktu dan jadwal berbuka puasa
ilustrasi waktu dan jadwal berbuka puasa (Pixabay)

Perbedaan pendapat ibu menimbulkan kontroversi. Lalu doa buka puasa mana yang benar dan sesuai dengan yang diamalkan Rasulullah SAW?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved