PSBB di Bandung Raya
Sebagian Warga Sudah Lockdown Daerah Tempat Tinggalnya, Ini Tanggapan Pemkot Bandung
Warga sudah terapkan lockdown di wilayah tempat tinggalnya, ini tanggapan Pemkot Bandung.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua harian gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung langkah masyarakat yang mulai melakukan karantina wilayah di lingkungan perumahan atau kompleks masing-masing sebelum penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).
"Saya pikir mereka ingin mendapat kedisiplinan di wilayahnya, saya pikir itu bagus, kan, secara berjenjang kesiagaan ini bukan hanya di level kota, mungkin itu langkah yang dilakukan," ujar Ema, saat ditemui di Balai Kota, kemarin.
Ema mengatakan, bagi masyarakat yang akan masuk atau melewati area kompleks yang sudah lebih dahulu melakukan karatina wilayah, disarankan agar menghargai langkah tersebut dan jangan memaksan masuk ke wilayah tersebut.
"Masyarakat yang ingin ke kompleks yang sudah di-lockdown (karantina wilayah) jangan memaksakan, jangan, harus hargai," katanya.
Pada prinsipnya, kata Ema, pemerintah sangat mendukung inisiatif masyarakat yang melakukan antisipasi demi kepentingan bersama.
"Iya, inisiatif boleh, selama kepentingannya untuk kebaikan masyarakat di Kota Bandung," ucapnya.
Pemerintah Kota Bandung akan menerapkan PSBB pada Rabu 22 April dini hari.
Sejumlah imbauan serta sosialisasi masih dijalankan oleh Pemkot Bandung.
• Pernyataan Resmi Persib Bandung Mengenai Diberlakukannya PSBB di Bandung Raya Mulai Rabu Besok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sekda-ema.jpg)