Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona di Jabar

Satgas Lawan Covid-19 DPRD Jabar Ajukan Bantuan APD untuk 80 Rumah Sakit dan Puskesmas

Satgas Lawan Covid-19 DPRD Jabar terus mendata dan memberikan bantuan secara langsung ke sejumlah rumah sakit

Tayang:
Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
istimewa
Foto dari kiri ke kanan, anggota DPR RI Habiburokhman, anggota DPRD Jabar Waras Wasisto, anggota DPR RI Arteria Dahlan, dan anggota DPR RI Andre Rosiade saat menyerahkan bantuan di RS Hermina, Kota Bekasi. 

TRIBUNJABAR.ID - Satgas Lawan Covid-19 DPRD Jabar terus mendata dan memberikan bantuan secara langsung ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Jawa Barat.

"Sampai hari ini Satgas Lawan Covid-19 DPRD Jabar telah mengajukan bantuan berupa APD, masker, obat-obatan, dan vitamin untuk 80 rumah sakit dan puskesmas yang ada di Jawa Barat," kata Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPRD Jabar, Waras Wasisto melalui ponselnya, Senin (20/4/2020).

Menurut Waras yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Jabar, rumah sakit atau puskesmas yang diprioritaskan untuk dibantu adalah rumah sakit atau puskesmas yang di wilayahnya banyak ditemukan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

"Kami juga sudah mengajukan permohonan bantuan ke Satgas Lawan Covid-19 Nasional agar program pemberian bantuan ke rumah sakit dan puskesmas ini berjalan lancar," kata Waras.

Pasien Baru Dinyatakan Positif Usai Meninggal, Para Peneliti: Kemenkes Something What Happened?

Menurut Waras, yang terbaru pihaknya menyerahkan bantuan APD, masker, kacamata, dan obat-obatan ke sejumlah rumah sakit yang wilayahnya menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

"Kami sudah serahkan bantuan antara lain ke RSUD Kota Bogor, RS Hermina Galaksi Kota Bekasi. Nanti hari Rabu kami akan serahkan bantuan ke RSUD Kabupaten Bogor dan RSUD Kota Depok. Yang jelas bantuan akan diserahkan ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat," ujar Waras.

Terkait penanganan dampak Covid-19, Waras mengimbau jajaran Pemprov Jabar agar berkoordinasi secara baik dengan pihak terkait, khususnya soal validasi data untuk penerima bantuan sosial dampak Covid-19.

"Mengenai bansos, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar dikoordinasikan sebaik mungkin. Sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan tepat sasaran," kata Waras.

Gara-gara Pasien Tidak Jujur, 21 Tenaga Medis di RST Ciremai Cirebon Terpaksa Jalani Isolasi Mandiri

Menurut Waras, banyak warga mengkhawatirkan soal bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Jadi, lanjut Waras, sebelum menyerahkan bantuan, data penerimanya harus divalidasi terlebih dulu secara benar.

"Mari kita bergandengan tangan agar wabah Covid-19 ini bisa segera teratasi," kata Waras.

Kabar Baik Datang Dari Indramayu, Satu Pasien Sembuh dari Covid-19

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved