Viral di Media Sosial

Viral, Ada yang Berkerumun dan Joget Bikin Tiktok di Alun-alun Regol Bandung, Kini Mereka Minta Maaf

Masih ada saja sejumlah orang yang tak mengikuti anjuran pemerintah agar tak berkerumun di tengah pandemi Covid-19 atau corona ini.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa via Instagram @bandungtalk
Viral, ada yang berkerumun dan joget bikin Tiktok di Alun-alun Regol Bandung, kini mereka minta maaf. 

"Sabtu, 18 April 2020 jam 15.58 Wib, Kanit Sabhara polsek Regol AKP Udin Haerudin dan Personil QR 10-4 B, mendatangi Lokasi Taman Alun-alun Regol."

"Menindaklanjuti Postingan yg beredar di media sosial Instagram #Bandungtalk."

PSBB di Jakarta Mulai Diberlakukan Jumat (10/4/2020), Warga Dilarang Berkerumun

Masih Saja Ada Warga Sukabumi yang Berkerumun di Luar Rumah, Polisi Langsung Bubarkan

"Selanjutnya Anggota Polsek Regol menghimbau dan meminta agar sekelompok Orang yang lagi membuat Video Tik Tok, untuk membubarkan diri, dan mematuhi Peraturan Pemerintah mengenai Penanganan Covid-19," tulis akun tersebut.

Kini, muncul video permintaan maaf dari laki-laki yang disebut-sebut mewakili sekelompok orang yang berkerumun dan joget di Taman Alun-alun Regol, Sabtu (18/4/2020).

Video ini juga diunggah di akun Instagram Polsek Regol.

"Permohonan permintaan maaf dari sekelompok Orang a.n M. Taufik dan kawan kawan yang telah berkerumun dan membuat Video Tik Tok di taman alun-alun Regol yg Viral di media Sosial Instagram #Bandungtalk yang telah melanggar Peraturan Pemerintah mengenai penanganan Virus Covid-19," tulis akun itu di kolom caption.

Masih Saja Ada Warga Sukabumi yang Berkerumun di Luar Rumah, Polisi Langsung Bubarkan

Polisi Cianjur Ajak Warga Menjaga Jarak, Beli Makan Dibungkus Agar Tak Berkerumun di Tempat Kuliner

Terlihat ada dua orang pria yang berdiri di Alun-alun Regol.

Satu orang pria mengenakan jaket berwarna cerah dan masker merah.

Sementara itu, satu orang berdiri di sampingnya mengenakan masker dan kaus hitam.

Pria bermasker merah kemudian mengucapkan permohonan maaf.

"Saya meminta maaf atas kejadian yang telah terjadi, dan saya tidak akan mengulangi di daerah Regol ini."

"Mohon maaf untuk masyarakat seluruhnya. Saya sudah diimbau oleh pihak kepolisian, terima kasih semuanya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved