Satgas Masih Mengkaji Epidemiologi Covid-19 di Kota Sukabumi untuk Dilaporkan ke Wali Kota
Hingga saat ini Pemkot Sukabumi masih memfokuskan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di sekitar kluster institusi kenegaraan.
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pihak Satuan Tugas Covid-19 Kota Sukabumi terus mengkaji epidemiologi untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam menentukan kebijakan saat pandemi Covid-19 ini.
Jubir Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handiana, menjelaskan kajian epidemiologi tersebut dilakukan tim surveilans Gugus Tugas Covid-19 Kota Sukabumi.
"Tim surveilans tersebut melakukan pengkajian dengan cara atau metode tracing. Dan tracing itu masih dilakukan di seputaran satu kecamatan di Kota Sukabumi," kata Wahyu Handiana saat dihubumgi melalui sambungan telepon, Sabtu, (18/4/2020).
Nantinya, hasil kajian dari tim suveilans tersebut akan diserahkan kepada ketua gugus tugas Covid-19 atau Wali Kota Sukabumi. Pemkot yang menentukan kebijakan selanjutnya.
Menurutnya, Pemkot Sukabumi belum mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kepada pemerintah pusat karena penyebarannya masih berada di satu kluster, serta menunggu kajian epidomiologinya.
• Anggota DPRD Kuningan Jaminkan KTP demi Keluarkan PDP Covid-19, Pertanyakan Keseriusan Pemerintah
• Wander Luiz Borong Jersey Persib Bandung, Pulang ke Brasil Setelah Dinyatakan Negatif Covid-19
"PSBB itu, akan dilakukan dilakukan ketika ada hasil kajian epidomiologisnya sudah ada, itu pun apabila masa angkat jumlah positif terus meningkat dan tersebut ke semua wilayah," kata dia
Hingga saat ini Pemkot Sukabumi masih memfokuskan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di sekitar kluster institusi kenegaraan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wahyu-handiana.jpg)